Hari Diabetes Nasional, Nawal Ajak Masyarakat Perbanyak Aktivitas Fisik

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

DELITUA, Waspada.co.id – Sekitar 90-95% kasus diabetes merupakan Diabetes Tipe 2 yang disebabkan oleh keadaan tubuh tidak dapat merespon insulin atau hormon pengendali gula darah. Hal itu antara lain disebabkan kurangnya aktivitas fisik.

“Kalau kita jarang olahraga, minimal aktif aktivitas fisik, jangan kebanyakan duduk. Semakin banyak kalori kita yang terbakar, bisa menurunkan kadar gula darah, risiko diabetes jadi kecil,” ujar Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Utara, Nawal Edy Rahmayadi, saat membuka acara senam online dalam rangka Hari Diabetes Nasional 2020 melalui konferensi video, Minggu (12/7).

Selain memperbanyak aktivitas fisik, Nawal menyampaikan langkah penting berikutnya untuk mencegah diabetes, yakni memperhatikan keseimbangan nutrisi makanan yang dikonsumsi. Disebutkan, jenis makanan yang hanya lebih banyak karbohidrat dan lemak bisa membuat kolesterol tinggi. Karena itu dianjurkan memperbanyak serat, buah, dan sayuran.

Terkait prevalensi diabetes di Sumut, Nawal mengatakan bahwa Sumut berada pada angka 1,39%. Data ini merupakan hasil dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI Tahun 2018.

“Kita hampir mendekati angka prevalensi nasional yakni 1,5%. Bersama-sama kita turunkan angka prevalensi ini,” ajak Nawal selaku Duta Diabetes Sumut.

iklan

Senam pagi diharapkan Nawal menjadi salah satu cara menggelorakan kembali semangat untuk berolahraga, minimal senam mandiri di rumah. Di akhir sambutannya, Nawal juga mengingatkan masyarakat disiplin protokol kesehatan.

Customer Development PT Nutrifood Indonesia Medan, Manna Christina, menjelaskan senam online merupakan salah satu rangkaian acara Hari Diabetes Nasional 2020. Kegiatan bertajuk #BeatDiabetes2020 Online Festival ini berlangsung selama tiga hari pada 10-12 Juli 2020 secara daring di 52 kota di seluruh Indonesia.

“Walaupun tengah pandemi Covid-19, kondisi ini tidak menghalangi kita aktif usaha pencegahan dan penanganan diabetes. Galakkan gaya hidup sehat dan olahraga melawan diabetes,” kata Manna. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan