Eselon I dan II Tak Peroleh Gaji ke-13, ASN dan Polri Dapat

Menteri Keuangan, Sri Mulyani.
Iklan

JAKARTA, Waspada.co.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan tidak akan memberikan gaji ke-13 bagi pejabat negara serta pejabat eselon I dan II, maupun setingkatnya. Pasalnya, hal ini serupa dengan kebijakan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) pada Mei lalu atas keputusan Presiden Joko Widodo.

“Untuk kebijakan gaji dan pensiun ke-13 ini kami melaksana kan dengan memperhatikan kebijakan THR yang dilakukan Mei lalu, yaitu tidak diberikan kepada pejabat negara, pejabat eselon I, pejabat eselon II, dan pejabat setingkat mereka,” ujarnya, Selasa (21/7).

Mentri Keuangan itu juga menjelaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri lainnya yang tidak masuk dalam kategori tersebut masih bisa menerima gaji ke-13.

Dilain sisi, Bendahara negara menuturkan kebijakan tersebut mempertimbangkan pengeluaran belanja negara untuk penanganan Covid-19.

“Pelaksanaan APBN 2020 mengalami banyak sekali perubahan karena terjadinya Covid-19 yang pengaruhi besar terhadap seluruh postur APBN,” ucapnya.

iklan

Tidak hanya itu, pemerintah juga akan merevisi PP 35 Tahun 2019 tentang Perubahan Ketiga atas PP 19 Tahun 2006 tentang Pemberian Gaji, Pensiun, atau Tunjangan Ketiga Belas kepada PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara dan Penerimaan Pensiunan.

Selain itu, PP 38 Tahun 2019 tentang Pemberian Penghasilan Ketiga Belas kepada Pimpinan dan Pegawai Non PNS pada Lembaga Non Struktural juga akan diubah.

“Kami akan koordinasi dengan Menteri PAN RB dalam perubahan PP yang diharapkan bisa selesai dalam 1-2 minggu, sehingga pada Agustus sudah bisa melakukan pelaksanaan pembayaran gaji ke-13 untuk seluruh ASN, TNI, Polri, dan pensiunan,” pungkasnya. (cnnindonesia/data2)

Iklan