Bobby Ajak Warga Medan Ikut Donor Darah

Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Mengawali kegiatan di Hari Ulang Tahunnya ke-29, Bobby Nasution, turun ke emperan lampu merah membagikan masker kepada masyarakat Kota Medan baru-baru ini.

Alumni S-2 Agribisnis IPB ini mengajak warga yang melintas di Jalan Pulau Pinang sekitar kawasan Lapangan Merdeka, untuk donor darah dan mengikuti protokol kesehatan.

Mengenakan busana kasual berwarna merah, Bobby bersama tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan, tak segan membagikan masker kepada pengendara sepeda juga motor yang melintas.

Penggagas Kolaborasi Medan Berkah ini pun berkesempatan memeriksa kesehatan di gerai donor darah PMI Kota Medan. Diawali dengan mengisi formulir, periksa darah serta tekanan darah.

Bobby pun mengajak warga yang aktif mendonorkan darah untuk tidak takut melakukan donor. “Karena proses dan alat-alat kesehatan yang digunakan terjamin kualitasnya berdasarkan ketentuan protokol kesehatan,” ungkap menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini.

iklan

Menurut Wakil Ketua BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini, mendonorkan darah dapat menyehatkan tubuh dan menjadi amal. “Karena darah kita bisa menyelamatkan orang lain. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, katanya amal kita bisa dilipat gandakan,” tuturnya, baru-baru ini.

Sementara, Kepala Markas PMI Kota Medan, Zulham, menuturkan pembukaan gerai donor darah ini dilakukan sebagai upaya mempertahankan stok darah yang ada di PMI. Mengingat selama pandemi ini, permintaan darah juga cukup meningkat.

“Jadi untuk menjaga stok darah yang ada di PMI Kota Medan, kita membuat gerai-gerai seperti ini,” terangnya.

Dijelaskan Zulham, kondisi stok darah di PMI Kota Medan saat ini berada di angka 500 hingga 1.000 kantong setiap harinya. Padahal sebelum pandemi, stok darah PMI Kota mencapai angka 2.000 kantong.

Jika dirata-ratakan, jelas dia, permintaan harian, darah ke PMI Kota Medan sekitar 100 hingga 150 kanto g darah.

Untuk menjalankan program ini, jelas dia, ada beberapa upaya-upaya yang dilakukan. Misalnya bekerjasama dengan lembaga dan organisasi. Contoh kerjasama dengan Tupperware. Ketika masyarakat melakukan donor darah kita berikan souvernir dalam bentuk lucky draw. Bisa produk Tupperware, beras, gula minyak goreng dan lainnya.”Itulah pendekatan-pendekatan yang kita lakukan,” tukasnya.(wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan