Aspek Sosial dan Ekonomi Tetap Jadi Perhatian Pemprovsu

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, namun juga berdampak pada aspek sosial dan ekonomi yang mengancam keberlangsungan hidup masyarakat.

Karena aspek sosial dan ekonomi tetap menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) dalam refocusing anggaran tahap II. Hal itu pun disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, Whiko Irwan, Jumat (3/7).

“Setelah menerapkan berbagai upaya meningkatkan kemampuan kapasitas pelayanan kesehatan dan menahan penurunan daya beli masyarakat melalui program Jaring Pengaman Sosial (JPS), pada tahapan berikutnya kebijakan Pemprovsu fokus pada upaya penanganan dampak ekonomi atau lebih dikenal program stimulus ekonomi,” ujar Whiko.

Berdasarkan berbagai analisis dan kajian yang telah dilakukan, strategi perbaikan ekonomi di Sumut berfokus pada tiga akselerasi ekonomi, yaitu alokasi anggaran untuk usaha dan industri padat karya, penguatan sektor riil dan UMKM serta penguatan ketahanan pangan. Tujuannya untuk menopang pertumbuhan ekonomi dan menekan angka inflasi.

Untuk itu, dibutuhkan upaya penanganan yang dapat memutar kembali roda perekonomian yang sempat terhenti. Kebijakan pemerintah tidak boleh hanya berfokus pada penanganan kesehatan, namun juga pada dampak sosial ekonomi yang terjadi di masa pandemi ini.

Advertisement

“Karena itu, Pemprovsu saat ini sedang memasuki refocusing tahap II dengan alokasi yang tidak terlalu berbeda dengan tahap pertama, yakni sekitar Rp500 miliar,” ujar Whiko. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL