Arteta: Harusnya Vardy Juga Dapat Kartu Merah

foto: twitter

LONDON, Waspada.co.id – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, gusar ketika Jamie Vardy tidak dihadiahi kartu merah oleh wasit Chris Kavanagh saat menjamu Leicester City dalam lanjutan Liga Premier di Emirates Stadium, Rabu (8/7).

Duel antara Arsenal kontra Leicester akhirnya imbang 1-1. Pierre-Emerick Aubameyang membawa the Gunners unggul di menit 21, namun Vardy menyamakan skor di menit 84.

Di mata Arteta, Vardy harusnya sudah dikartu merah sebelum mencetak gol penyeimbang karena terlibat insiden dengan bek Shkodran Mustafi di babak pertama.

Arteta kesal bukan main dan membandingkan insiden Vardy dengan kartu merah yang diterima Edward Nketiah di menit 75. Padahal, Nketian baru memasuki lapangan empat menit sebelumnya.

“Saya punya opini sendiri, saya lebih senang menyimpannya sendiri. Maksud saya, jika Anda me-review tipe insiden serupa macam itu maka semestinya yang lain pun harus kena review,” kata Arteta.

Advertisement

“Jika Eddie dapat kartu merah, insiden lain (yang melibatkan Vardy) pun juga kartu merah. Kalau (Nketiah) bisa dikartu merah, Leicester pun harusnya main dengan 10 pemain setelah 42 menit. Itu harusnya kartu merah juga,” sebutnya.

Nketiah diusir keluar lantaran melanggar keras James Justin. Awalnya wasit ingin memberikan kartu kuning, namun tayangan VAR mengubah keputusannya. Di sisi lain, pelatih Leicester Brendan Rodgers mengaku tidak melihat insiden Vardy menendang wajah Mustafi.

Vardy sendiri sadar melakukan pelanggaran dan langsung menghampiri bek asal Jerman tersebut sekaligus meminta maaf. Beruntung bagi Vardy, wasit tidak menganggap kejadian di atas sebagai pelanggaran.

“Jujur saya tidak dapat mengingat kejadian itu. Jujur saya belum melihat kejadian itu. Bahkan saya tidak berpikir untuk melihat insiden itu,” kata Rodgers.(wol/aa/dailymail/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL