Aceh Hingga Papua Dukung Suhendra Hadikuntono Pimpin BIN

foto: hajinews

JAKARTA, Waspada.co.id – Seiring rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle kabinet, sejumlah pihak mengusulkan Suhendra Hadikuntono menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) masuk dalam daftar.

Selain kapasitas dan loyalitasnya, Suhendra juga dinilai berani serta diyakini mampu membenahi masalah intelijen di Indonesia sekaligus mengatasi keadaan karena berani pasang badan. Wali Nanggroe Aceh, Tengku Malik Mahmud Al-Haythar, kembali menyatakan dukungannya kepada Suhendra untuk menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

“Bagi Aceh, sosok Suhendra yang juga putra asli Sumatera penting untuk merawat perdamaian di Aceh dalam bingkai NKRI serta daerah-daerah lainnya,” kata Malik Mahmud, Jumat (10/7).

Malik Mahmud meminta Presiden Jokowi mempertimbangkan harapan dan dukungannya terhadap Suhendra menjadi Kepala BIN. Malik menginginkan BIN kembali dipimpin oleh sipil seperti saat dikepalai Dr Soebandrio (1959-1965) di masa Presiden Soekarno dan Assad Ali (Wakil Kepala BIN) belum lama ini.

Hal senada diungkapkan Gubernur Jenderal Negara Republik Federal Papua Barat (NRFPB), Markus Yenu. Diakui, pihaknya mengusulkan Kepala BIN dijabat dari sipil. Dengan dipimpin sipil seperti Suhendra, kata Markus, pendekatan BIN terutama terhadap Papua dan Papua Barat akan lebih humanis.

Advertisement

“Dengan pendekatan demikian humanis, niscaya rakyat Papua akan lebih dimanusiakan. Jangan semua lembaga dipimpin oleh figur polisi atau militer,” sebutnya.

“Selama BIN dipimpin oleh tentara atau polisi, Papua tetap bergejolak. Kini saatnya sipil memimpin BIN,” tegasnya. (wol/aa/rls/data2)

Editor AUSTIN TUMENGKOL