Wagubsu Optimis Bank Sumut Stimulus Kebangkitan Perekonomian Daerah

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengarahkan fokus mereka ke bank-bank daerah untuk meningkatkan perekonomian daerah. Bank daerah diminta menjadi stimulus kebangkitan perekonomian di daerah, termasuk Sumatera Utara.

Mewujudkan hal tersebut, KPK bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan disambut baik oleh Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) Musa Rajekshah. Wagub optimis pendampingan KPK dan OJK, maka Bank Sumut bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjadi stimulus kebangkitan perekonomian daerah.

“Bank Sumut sudah banyak memberikan kegiatan perbankan untuk pembangunan Sumut dan terus semakin baik. Dengan adanya pendampingan dan arahan dari KPK dan OJK, kita tentu optimis Bank Sumut akan lebih cepat perkembangannya, yang berimbas kepada PAD, bukan hanya Pemerintah Provinsi, tetapi juga kabupaten/kota,” kata Wagub saat membuka rapat daring dengan KPK, OJK, Bank Sumut, dan kepala daerah dari rumah dinas, Selasa (30/6).

Musa atau akrab disapa Ijeck meminta kepada pemerintah daerah kabupaten/kota agar memaksimalkan penggunaan Bank Sumut untuk berbagai kegiatan perbankan, seperti kas daerah, penyaluran bantuan, dan lainnya. Dengan begitu, Bank Sumut akan lebih cepat berkembang.

“Pemerintah Provinsi meminta Pemkab/Pemko menggunakan Bank Sumut dalam semua kegiatan perbankan. Itu akan meningkatkan dividen pemegang saham. Siapa pemegang sahamnya, ya kita semua, Pemprov, Pemkab/Pemko yang akhirnya meningkatkan PAD kita sendiri. Besarkanlah bank kita ini,” tambah Ijeck berharap.

Advertisement

Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Korupsi KPK Wilayah I, Maruli Tua, mewanti-wanti komisaris dan direksi Bank Sumut menjauh dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Dengan begitu, Bank Sumut akan lebih baik dan mampu meningkatkan perekonomian daerah di masa sulit seperti sekarang.

“Kita sudah tahu modus-modus KKN yang dilakukan BUMD-BUMD dan yang paling rawan saat ini adalah gratifikasi. Kepada direksi, komisaris, kepala cabang bila melihat ada hal yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada segera lapor ke kami,” kata Maruli.

Kepala OJK Regional V Sumbagut, Yusuf Ansori, mengatakan pihaknya akan membantu segala upaya untuk peningkatan perekonomian daerah. Disebutkan, tugas OJK mendukung pemerintah untuk menumbuhkan perekonomian dan juga melindungi konsumen.

“Kita akan dukung upaya Pemprov Sumut dan juga KPK untuk meningkatkan PAD dan menjadikan Bank Sumut sebagai stimulan pertumbuhan ekonomi Sumut. Saya harap ini segera tercapai agar ekonomi kita segera pulih setelah mendapat tantangan dari Covid-19,” terang Yusuf. (wol/aa/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL