SMSI Satukan Perusahaan Pers di Era Baru

Foto: Istimewa

JAKARTA, Waspada.co.id – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), kini beranggotakan lebih dari 844 perusahaan media siber di setiap provinsi, siap menghadapi tantangan dunia pers di era baru atau digital.

SMSI sudah ditetapkan oleh Dewan Pers sebagai konstituennya. Status itu memantapkan langkah SMSI dalam menyatukan perusahaan media siber untuk bersama-sama menghadapi tantangan baru, membangun infrastruktur perusahaan serta jaringan sistem kerja seluas-luasnya.

Tekad menyatukan media siber dirintis sejak SMSI masih dalam ide, kemudian dimantapkan saat Firdaus terpilih sebagai Ketua Umum SMSI pada 20 Desember 2019 di Jakarta. Usai kongres, Firdaus dan seluruh jajaran pengurus membenahi organisasi dan keanggotaannya, sehingga memenuhi standar perusahaan pers.

Dewan Pers sendiri telah meverifikasi tahun ini dan SMSI pun dinyatakan memenuhi standar organisasi perusahaan pers yang ditetapkan. Pengumuman keluarnya keputusan SMSI sebagai konstituen Dewan Pers juga telah disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch Bangun dalam rapat pleno SMSI via aplikasi zoom, Jumat (5/6).

Dalam rapat pleno yang dipimpin oleh Ketua Umum SMSI Firdaus serta dihadiri para ketua SMSI daerah dan pengurus pusat, Hendry meminta SMSI selalu bersama-sama menjaga integritas dan nama baik organisasi pers.

Advertisement

“Secara legalitas, SMSI sudah mempunyai keabsahan. Sekarang sebagai organisasi perlu konsolidasi untuk bersama-sama menjalankan program ke depan. Kuasai bidang teknologi dan inovasi bisnisnya,” demikian arahan Wakil Ketua Dewan Penasihat SMSI, Dr Ir Hatta Rajasa.

“SMSI telah memenuhi ketentuan Standar Organisasi Perusahaan Pers sebagaimana diatur dalam peraturan Dewan Pers Nomor: 3/Peraturan-DP/III/2008 tentang standar organisasi perusahaan pers,” demikian surat keputusan Dewan Pers Nomor: 22/SK-DP/V/2020 mengenai hasil verifikasi organisasi perusahaan pers SMSI yang ditandatangani Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh pada 29 Mei 2020.

Selain SMSI, konstituen Dewan Pers adalah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Serikat Perusahaan Pers (SPS), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Pewarta Foto Indonesia (PFI), dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI).

Menurut Firdaus, SMSI sebagai organisasi payung perusahaan media siber akan dikembangkan hingga tingkat kabupaten/kota. Program kerja lainnya adalah membangun newsroom bersama anggotanya yang ada di daerah.

“Realisasi rencana ini akan membawa manfaat bagi perusahaan pers daring. Pasti ada manfaatnya untuk pengembangan media siber di daerah-daerah,” kata Firdaus. (wol/aa/rls/data3)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL