Pemerintah: Baiknya Jangan Ajak Balita ke Pusat Perbelanjaan

WOL Photo/Ega Ibra
Iklan

JAKARTA, Waspada.co.id – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengimbau masyarakat tidak mengajak para balita ke keramaian, seperti pusat perbelanjaan untuk mencegah penularan virus Corona (Covid-19).

“Tak perlu kita ajak anak-anak kita yang balita untuk mendatangi ke pusat-pusat perbelanjaan,” kata Yurianto dalam konferensi pers, Sabtu (20/6).

Yurianto juga mengimbau lansia untuk tidak pergi ke tempat-tempat keramaian. Pasalnya, virus Corona akan lebih berdampak fatal pada orang yang telah lanjut usia atau memiliki penyakit bawaan. Dengan demikian, balita dan orang lansia dianjurkan tidak diajak ke tempat keramaian.

Yurianto menekankan penerapan New Normal yang ditandai dengan pembukaan aktivitas publik bertujuan mengembalikan produktivitas masyarakat. Pemerintah tak ingin pembukaan aktivitas tersebut justru membuat masyarakat tidak memperhatikan protokol kesehatan. Pemerintah meminta masyarakat hanya mendatangi tempat keramaian bila memiliki keperluan mendesak.

“Cukup kita dan lakukan seperlunya. Sesuai kebutuhan kita,” kata Yuri lagi.

iklan

Dalam kesempatan tersebut, Yurianto juga menyampaikan bahwa penularan Covid-19 di masyarakat masih tinggi. Berdasarkan data yang dihimpun dalam 24 jam terakhir, Pemerintah mencatat ada penambahan 1.226 kasus. Penambahan itu menyebabkan total ada 45.029 kasus Covid-19 di Indonesia.

Sementara itu, ada penambahan 534 pasien sembuh untuk menjadikan total mencapai 17.883 orang. Yuri turut mengumumkan ada tambahan 56 pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia. Secara akumulatif, ada 2429 pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 sampai saat ini. (wol/aa/kcm/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan