LBH Medan Siap Dampingi Wartawan Korban Penganiayaan

Istimewa

MEDAN, Waspada.co.id – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan meminta Kapolsek Deli Tua untuk segera menangkap dan memproses diduga pelaku penganiayaan terhadap seorang wartawan Mimbar Umum Jepri Zabua, Minggu (28/6).

Wakil Direktur LBH Medan, Irvan Syahputra menduga, tindakan penganiayaan terhadap Jepri Zabua telah melanggar Pasal 351 KUHPidana. Untuk itu LBH Medan meminta kepada pihak Polsek Delitua agar serius melakukan proses hukum terhadap kasus ini dengan segera melakukan penangkapan terhadap yang di diduga pelaku.

“Terduga pelaku penganiayaan wartawan masih berkeliaran di sekitaran TKP. Oleh karena itu, jika pihak kepolisian tidak segera melakukan penangkapan maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi tidak penganiayaan lainya seperti yang dialami jepri,” imbunya.

Lebih lanjut, LBH Medan juga menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara hukum, apa pun alasannya tindakan yang melanggar hukum (penganiayaan) tetap tidak dibenarkan dan LBH Medan juga mengatakan, turut prihatin atas musibah yang dialami Jepri Zabua.

“Karena kita sebagai negara hukum apapun alasannya sangat tidak dibenarkan melakukan kekeras terhadap orang, apalagi orang tersebut tidak mengetahui pasti sebab dia dianiaya,” tandas LBH Medan.

Advertisement

Bahkan, LBH Medan menyatakan, akan mendampingi Jepri Zabua untuk mendapatkan keadilan.

“Kemudian jika kasus ini tidak juga di proses segera dan juga sesuai dengan peraturan UU yang berlaku kami siap mendampingi saudara jepri sebagai korban untuk mendapat keadilan,” pungkasnya.

Diketahui, Jepri Zabua seorang wartawan Mimbar Umum Medan telah mengalami penganiayaan dari seorang pria tidak dikenal. Akibat penganiayaan tersebut, pelipis mata sebelah kanan Jepri robek hingga mengeluarkan darah. Tidak terima atas penganiayaan tersebut, Jepri pun langsung melaporkannya ke Polsek Delitua. (wol/ryan/data3)

Editor: Agus Utama