Ini Kata PSMS, PSSI Wacanakan Liga 2 Lanjut Oktober

WOL Photo/Ega Ibra
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – PSSI telah mendengarkan saran dari klub Liga 1 dan Liga 2 Indonesia, terkait nasib kelangsungan kompetisi musim ini. Rapat teraktual secara virtual dilakukan pada Selasa (2/6).

Dari rapat tersebut, diputuskan banyak penyesuaian dilakukan terhadap kompetisi, menyusul keberadaan ‘New Normal’ karena pandemi Covid-19. Bisa dibilang kompetisi musim ini akan dimulai dengan format baru.

Pertimbangan bahwa sepakbola harus kembali digulirkan karena status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun depan. Liga 1 bakal dimulai kembali pada September dengan skema sentralisasi wilayah dan Pulau Jawa diproyeksikan sebagai tempat gelaran pertandingan.

Musim ini, tidak ada sistem degradasi yang diberlakukan dan hanya dua tim Liga 2 yang promosi musim depan dari jatah awal tiga tim. Kelanjutan Liga 2 akan digelar pada Oktober mendatang dan dibagi ke empat grup.

Disebutkan, setiap klub mendapat subsidi Rp200 juta per bulan selama kompetisi berjalan. PSSI juga sudah menyiapkan protokol kesehatan untuk Liga 1 dan Liga 2 saat kompetisi nanti dilanjutkan. Manajer PSMS Mulyadi Simatupang didampingi Sekum Julius Raja meminta PSSI, dalam hal ini PT LIB, sebagai operator liga mempertimbangkan tiga aspek.

iklan

“Kalau jadi dilaksanakan, kita minta PSSI mempertimbangkan aspek gaji dan kontrak pemain, undian grup, dan tempat pertandingan harus netral,” sebut Mulyadi di sekretariat Kebun Bunga Medan.

Ditanya seputar untung rugi sistem home tournament, Mulyadi justru lebih memandang ke sisi positif. Diakui, lebih diuntungkan secara finansial karena kompetisi lebih singkat dan peluang lolos promosi ke Liga 1 lebih besar Tentang ruginya, Mulyadi menilai hanya kurang memahami kekuatan tim lawan. (wol/ari/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan