Gempa Aceh Ternyata Berpusat di Darat

Ilustrasi
Iklan

BANDA ACEH, Waspada.co.id – Gempa bumi baru saja mengguncang wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera dengan kekuatan 4,6 Skala Richter (SR). Berdasarkan informasi European Mediterranean Seismological Centre (EMSC), lokasi pusat gempa berada di daratan di sekitar wilayah Banda Aceh.

EMSC menyebutkan gempa terjadi pukul 05:31 WIB, Kamis (4/6). Pusat gempa berada pada titik koordinat 5.50 N-95.33 E atau sekitar enam kilometer selatan Banda Aceh. Pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer.

Guncangan gempa dirasakan sangat kuat oleh masyarakat di Aceh dan beberapa wilayah Sumatera. Selain Banda Aceh, gempa juga terasa di Aceh Besar dan Sabang. Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan gempa dangkal terjadi karena aktivitas Sesar Besar Sumatera tepatnya pada Segmen Aceh.

“Dampak gempa berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan yang dirasakan di wilayah Sabang III MMI dan Banda Aceh serta Aceh Besar II MMI. Namun demikian, informasi terbaru menunjukkan bahwa gempa ini berdampak kerusakan beberapa rusak di Keunekai, Sabang,” kata Daryono.

Segmen sesar Aceh sendiri, menurut Daryono, merupakan salah satu segmen sesar aktif sehingga dapat terjadi akumulasi tegangan (stress) kulit bumi di bagian Utara Sesar Besar Sumatera. Setelah Gempa Aceh 2004, tempak di zona segmen Sesar Aceh ini relatif sepi dari aktivitas gempa signifikan.

iklan

“Kondisi semacam ini dapat disebut sebagai “seismic gap” yaitu zona sepi gempa meski sesarnya aktif, hingga satu saat di zona ini dapat terjadi gempa signifikan. Untuk itu, Segemen Aceh ini menjadi salah satu segmen sesar aktif yang patut diwaspadai,” kata Daryono. (wol/aa/kumparan/tempo/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan