Fase New Normal, Disdik Medan Didesak Punya Panduan Baku

Anggota Komisi II DPRD Medan, Surianto SH (WOL Photo)

MEDAN, Waspada.co.id – Anggota Komisi II DPRD Medan, Surianto SH, mendesak Dinas Pendidikan Kota Medan memikirkan formulasi baru kegiatan belajar mengajar di fase new normal yang akan diberlakukan secara nasional oleh Presiden Jokowi. Pengambilan sikap itu, katanya, tidak harus terburu-buru namun tetap mengacu pada protokol kesehatan.

“Memang, tidak mudah untuk mengambil kebijakan itu. Makanya perlu kita (Dinas Pendidikan dan DPRD Medan) duduk bersama untuk membahasnya. Apa dan bagaimana polanya nanti yang akan diterapkan di masa new normal ini,” katanya kepada Waspada Online, Rabu (3/6).

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan ini meyakini, tenaga pendidik akan mengalami kesulitan saat mengontrol para siswa agar mematuhi protokol kesehatan nantinya ketika new normal diterapkan. Hambatan itu tidak menjadi masalah apabila Dinas Pendidikan Medan punya panduan maupun aturan tatanan normal baru, yang nantinya diterapkan kepada pelajar.

“Contoh, SMP yang biasanya ruang kelas di isi 32 orang, di new normal ini menjadi 16 orang. Dua hari sekali siswa datang ke sekolahnya, di tiap pintu masuk ruang kelas disiapkan wastafel portable lengkap dengan sabun/hand sanitizer dan air, gunakan masker dalam ruang belajar dan jaga jarak selama kegiatan belajar mengajar. Itu kan perlu dibahas dan kerja extra sedikit lah tenaga pendidik kita untuk mengawasi anak-anak selama di sekolah,” ujarnya.

Butong, sapaan akrabnya menyebut, kalau Dinas Pendidikan Medan sudah memiliki panduan baku kegiatan belajar mengajar selama fase new normal, selanjutnya dapat berkoordinasi dengan Kemendikbud agar satu visi dan misi memutus mata rantai penyebaran virus corona di kalangan pelajar.

Advertisement

“Walaupun kita belum terbebas dari bayang-bayang pandemi covid-19, dunia pendidikan kita harus tetap berjalan. Sudah menjadi tugas kita lah menciptakan generasi penerus masa depan yang punya daya saing tinggi dengan bangsa lain ke depannya,” pungkasnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN