Dibuat Tanpa Gula, Manisan “Immunity Sandesh” Diklaim sebagai Penangkal Virus Corona

Foto: Immunity Sandesh, manisan yang dibuat dengan 15 herbal berbeda yang diklaim mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus corona alias COVID-19, di Mumbai (8/6). (AFP/DIBYANGSHU SARKAR)
Iklan

KOLKATA, Waspada.co.id – Sebuah toko manisan khas Bengali, Balaram Mullick & Radharaman Mullick di Kolkata telah mengeluarkan sebuah menu manisan varian baru yang diklaim mampu meningkatkan imunitas untuk lawan virus corona.

Dilansir dari India Today, manisan itu disebut Immunity Sandesh. Pembuatnya mengklaim bahwa bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan bisa membantu orang melawan virus corona.

Manisan itu dibuat dengan tambahan 11 tipe herbal yang akan meningkatkan sistem imun. Herbal yang digunakan di antaranya kunyit, kapulaga, akar manis, pala, jahe, lengkuas, daun dari pohon Bodhi, lada hitam, jinten hitam dan daun salam.

Herbal-herbal tersebut dicampur dengan keju india yang lembut yang disebut chhena. Setelah dicampur dengan keju itu, manisan itu pun siap dimakan.

Pembuatnya menceritakan bahwa Immunity Sandesh telah dibuat tanpa gula pasir mau pun gula merah.

iklan

Rasa manis yang didapatkan berasal dari madu Himalaya yang juga turut dicampurkan dalam adonan. Hal itu dilakukan untuk mempertahankan nutrisi herbal yang ada di dalam manisan tersebut.

Sudip Mallick, kepala perusahaan pembuatan manisan itu mengatakan, “Sejak awal, kami telah mengetahui kegunaan herbal-herbal tersebut, mulai dari basil, kunyit, jinten hitam sampai kapulaga dan daun salam.

Semua herbal itu dapat berperan sebagai garda dalam melawan beberapa penyakit dan lainnya. Kami menggunakan mereka semua dalam memasak dan saya pikir herbal-herbal itu juga bisa membantu orang Bengali dalam melawan penyakit Covid-19.

” Menurut Sudip, ide muncul untuk membuat manisan herbal untuk imunitas. Setelah itu, Sudip menghubungi berbagai pakar Ayurveda dan berdiskusi untuk membuatnya.

Dia juga mengungkapkan kenapa tidak menggunakan gula dalam pembuatan manisan karena gula pasir atau pun gula merah bisa mengurangi efisiensi herbal. Untuk itulah mereka menggunakan madu.

Para pakar ayurveda juga memuji manisan itu. Menurut mereka, jika khasian herbal dipertahankan maka manisan itu bisa membantu melawan virus corona. Karena mulai dari basil sampai akar manis semuanya adalah zat yang dapat membantu meningkatkan imunitas.

Ide yang telah dipikirkan sejak awal wabah virus corona itu mulai diluncurkan pada Sabtu (6/6) dengan harga 25 rupee India (sekitar Rp 4.634). Produknya itu diyakini Sudip juga mampu menguatkan kepercayaan orang terhadap Ayurveda. (kcm/India Today/data3)

Iklan