Cegah Inflasi di Medan, Pelaku Usaha Harus Berinovasi

Anggota Komisi III DPRD Medan, Siti Suciati. (WoL Photo)

MEDAN, Waspada.co.id – Anggota Komisi III DPRD Medan, Siti Suciati, berharap kepada seluruh pengusaha di Kota Medan untuk lebih berinofasi lagi guna meningkatkan omset di masa pandemi Covid-19 dan masa transisi menuju new normal. Pasalnya, banjirnya sejumlah barang di pasaran namun tidak didukung dengan daya beli yang cukup tinggi.

“Akibat dari situasi itu, kita lihat sudah terjadi inflasi. Menurut BPS (Badan Pusat Statistik) Nasional inflasi tidak begitu besar yakni 0,07 persen. Itu yang tidak kita inginkan. Kita mau ekonomi ini bertumbuh terus meskipun di masa pandemi,” ungkapnya kepada Waspada Online, Rabu (3/6).

Politisi Partai Gerindra ini mengakui, tidak semua sektor yang terkena dampak global pandemi Covid-19. Misalnya usaha jasa pengantaran barang berbasis digital dan usaha-usaha ritel yang menerapkan pola serupa.

“Usaha yang masih menganut pola konvensional sangat terdampak pada situasi pandemi Covid-19 ini. Nah, saatnyalah mereka berinovasi dengan kondisi yang ada. Apalagi saat ini kita akan masuk dalam fase new normal. Semua geliat usaha akan kembali aktif dengan menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Wanita berhijab yang akrab disapa Uci kembali menjelaskan, dunia usaha di Kota Medan lebih di dominasi oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Terutama mereka yang bergerak di sektor pasar tradisional. Pada sektor ini pun tidak terlepas dari jeratan inflasi.

Advertisement

“Dari informasi yang kita dapat, banyak pedagang di pasar tradisional mengalami kerugian. Harga-harga kebutuhan pokok pada naik, begitupun permintaan sepi. Jangan sampai penggerak ekonomi seperti mereka ini gulung tikar. Pemko Medan melalui PD Pasar harus memikirkan solusinya. Intinya kita mau ekonomi di Medan ini bertumbuh,” pungkasnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN