Banyak Pejabat Kremlin Terinfeksi, Presiden Rusia Punya Terowongan Anti-Corona di Rumah dan Kantor

Foto: (AP/Twitter)
Iklan

MOSKOW, Waspada.co.id – Presiden Rusia Vladimir Putin memiliki terowongan disinfektan untuk melindungi diri dari penularan virus corona. Juru Bicara Putin Dmitry Peskov mengatakan terowongan disinfektan itu khusus dipasang di kantor dan kediaman Putin.

Siapapun yang ingin bertemu Putin baik di kantor Kremlin maupun di kediaman harus melewati terowongan tersebut lebih dahulu.

Instalasi fasilitas walk-through di kediaman Putin di Novo-Ogaryovo pertama kali dilaporkan oleh kantor berita pemerintah RIA Novosti pada Selasa.

Menurut Peskov, terowongan itu penting dipasang di kediaman Putin sebab di tempat itu dia banyak menerima tamu. Selama pandemi virus corona, Putin memang lebih sering berkantor di rumahnya dan melakukan konferensi video.

“Itu menjadi tempat kerja utama. Dia mengadakan banyak acara di sana,” kata Dmitry Peskov dalam konferensi pers Rabu (17/6).

iklan

Rusia saat ini telah mencabut sebagian besar pembatasan untuk menekan penyebaran virus corona. Meski sudah ada perintah mengenakan masker dan sarung tangan, Peskov meyakini langkah-langkah keselamatan tambahan tetap diperlukan.

Perusahaan pembuat, Mizotty, mengatakan terowongan dirancang untuk mendisinfeksi semua orang yang melewatinya dengan cara disemprot.

Mizotty menyebut cairan disinfektan itu buat dari zat antiseptik Anolit yang telah memenuhi standar Kementerian Hak Konsumen.

Rusia menjadi salah satu negara paling terpapar parah virus corona. Berdasarkan data statistik Worldometer, hingga Kamis (18/6) Rusia memiliki 553.301 kasus Covid-19 dan 7.478 kematian.

Pada April lalu, Peskov mengatakan semua orang yang akan bertemu Putin harus dites virus corona. Tak lama setelah itu, sejumlah pejabat dinyatakan positif virus corona, termasuk Peskov sendiri.

Beberapa anggota kabinet Rusia yang terinfeksi Covid-19 yakni Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin, Menteri Kebudayaan Olga Lyubimova dan Menteri Perumahan Vladimir Yakushev. (cnn/data2)

Iklan