Air Jordan Ikut Bersuara Soal Rasisme

twitter

CHICAGO, Waspada.co.id – Legenda Chicago Bulls dan NBA, Michael Jordan, angkat bicara soal kematian George Floyd, warga Afrika-Amerika Serikat oleh polisi. Kematian Floyd tersebut memicu kemarahan di Amerika, khususnya Minneapolis.

Floyd diketahui tewas akibat tindak kekerasan oleh oknum polisi Derek Chauvin yang sekarang sudah ditangkap. Kasusnya bermula dari penangkapan Floyd karena diduga terkait penggunaan uang palsu.

Floyd ditangkap oleh polisi tanpa memberikan perlawanan. Namun akhirnya harus meregang nyawa setelah lehernya ditindih oleh lutut Chauvin selama tujuh menit. Alhasil, Floyd kesulitan bernapas sampai kemudian tewas.

“Saya sangat sedih dan benar-benar sedih dan sangat marah. Saya melihat dan merasakan sakit, kemarahan dan frustrasi semua orang,” kata Jordan, Senin (1/6).

“Saya mendukung orang-orang yang menyerukan rasisme dan kekerasan terhadap orang-orang kulit berwarna di negara kami. Sudah cukup kasus kekerasan rasisme,” tambahnya .

Advertisement

Menurut Jordan, dirinya memang tidak mempunyai jawaban soal kasus rasisme namun dukungan banyak orang akan menunjukkan sebuah kekuatan. Air Jordan menambahkan semua orang harus mendengarkan, menunjukkan belas kasihan serta empati terhadap kekerasan yang terjadi dan tidak masuk akal.

“Suara kita yang bersatu akan memberikan tekanan pada para pemimpin kita untuk mengubah undang-undang kita, atau kita perlu menggunakan suara kita untuk menciptkan perubahan sistemik,” jelasnya.

“Kita harus menjadi bagian dari solusi dan harus bekerja sama untuk memastikan keadilan bagi semua. Hati saya tertuju pada keluarga George Flyod dan kepada orang-orang yang tak terhitung jumlahnya yang meninggal secara brutal dan tidak masuk akal karena rasisme dan ketidakadilan,” katanya. (wol/aa/guardian/data2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL