Sumut Diapresiasi Pembentukan TPAKD Lengkap dan Capai 81% OSOA

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Sumatera Utara menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang telah menyelesaikan pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) provinsi dan tingkat kabupaten/kota per Maret 2020. Saat ini, TPAKD yang terbentuk di Indonesia berjumlah 128, terdiri dari 32 TPAKD provinsi dan 96 kabupaten/kota.

“Dengan terbentuknya seluruh 33 TPAKD kabupaten/kota di Sumut artinya provinsi ini memiliki kontribusi pada pembentukan TPAKD secara nasional. Hal ini memperoleh apresiasi dari Mendagri dan OJK pusat,” ujar Deputi Direktur Manajemen Strategi dan Kemitraan Pemerintah Daerah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Region V Sumbagut Andi Yusuf dalam rangka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) TPAKD se-Sumut, Rabu (20/5).

Mewakili Pemprovsu adalah Kepala Biro Bina Perekonomian Ernita Bangun yang mengikuti teleconference dari ruang rapat Biro Bina Perekonomian Setdaprovsu, lantai 5 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan. Peserta rapat lainnya adalah Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumut M Ridho Haykal Amal dan sejumlah Kadis dari seluruh kabupaten/kota se-Sumut.

Andi Yusuf melanjutkan prestasi lainnya yang juga diapresiasi OJK Pusat untuk Sumut ialah pencapaian 81% pada program pelajar menabung atau One Student One Account (OSOA) per Maret 2020. Angka 81% tersebut, kata Andi, melampaui target nasional pada angka 50% dan target awal yang disepakati pada Rakor sebelumnya yakni 75%.

Lebih lanjut, Andi juga kembali menekankan arti penting pembentukan TPAKD yakni sebagai forum sinergi dan koordinasi dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan daerah. Diharapkan, TPAKD yang telah terbentuk nantinya mampu merealisasikan program kerja sehingga nanti bisa meraih TPAKD Award, semangat.

iklan

Kepala Biro Bina Perekonomian Setdaprovsu Ernita Bangun menyampaikan ucapan terima kasih atas apresisasi yang disampaikan OJK Region V Sumut. Menurut Ernita, pencapaian yang diraih Sumut tentunya juga berkat dorongan dan sinergi yang baik dengan OJK.

“Ke depan, tentu masih banyak PR khususnya terkait implementasi program kerja TPAKD di lapangan,” katanya.

Untuk itu, Ernita meminta kepada seluruh TPAKD kabupaten/kota se-Sumut untuk gencar melakukan sosialisasi terkait program-program kerja. Misalnya untuk gerakan ayo menabung atau OSOA agar dikeluarkan surat edaran dari kepala-kepala daerah kepada sekolah-sekolah. Begitupula dengan program pemberian akses kredit kepada UMKM, agar proaktif menjangkau calon debitur.

Masukan lainnya datang dari Kadis Pendidikan Kabupaten Batubara, Ilyas Sitorus. Ilyas menyarankan TPAKD provinsi juga berkoordinasi dengan perbankan daerah untuk sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk menjangkau nasabah pelajar. Selain menabung, pelajar juga memperoleh kesempatan edukasi keuangan. (wol/aa/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan