Poldasu Dirikan Posko Forensik Identifikasi Korban Kebakaran Kapal Tanker

WOL Photo/Lihavez

MEDAN, Waspada.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mendirikan posko ante mortem dan pos mortem di Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Wahid Hasyim, Medan.

Waka Rumkit Bhayangkara Polda Sumut, AKBP Zulkhairi, mengatakan didirikannya posko ante mortem dan pos mortem itu bertujuan identifikasi korban meninggal kebakaran Kapal Tanker Jag Leela.

“Saat ini ada 6 jenazah korban kebakaran kapal tanker yang identitasnya belum diketahui masih dalam pemeriksaan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumut,” katanya.

Untuk proses identifikasi, Zulkhairi, menuturkan nantinya tim forensik akan mencocokkan dengan data para keluarga korban yang telah melapor ke pos mortem.

“Kita mengimbau kepada keluarga yang kehilangan saudaranya atas kebakaran kapal tanker untuk segera melaporkan ke RS Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi,” tuturnya.

Advertisement

Diketahui, Kapal Tanker MT Jag Leela sepanjang sekitar 250 meter itu digunakan untuk mengangkut minyak sudah dua minggu dalam proses perbaikan di galangan kapal milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan-Medan

Entah bagaimana, dalam proses perbaikan terjadi kebakaran hingga menghebohkan masyarakat sekitar. Bahkan, terlihat kobaran api dan asap hitam yang tebal keluar dari dalam kapal disertai suara ledakan.

Tak hanya itu, tiga rumah Dinas Navigasi Belawan juga hancur dan kaca jendela di lantai 6 Tower berlantai sembilan pecah terkena serpihan kobaran api.

Mendapat laporan adanya kapal terbakar puluhan mobil pemadam kebakaran dibantu Polres Belawan turun ke lokasi memadamkan kapal minyak tersebut.

Akibat musibah kebakaran itu belasan pekerja dan crew kapal terluka dan enam orang dinyatakan meninggal dunia dengan kondisi jasad tidak dikenali.

Sementara itu, Tim Investigasi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tengah menyelidiki kasus kebakaran kapal tersebut.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN