Polantas Polsek Sunggal Bagikan Masker Serta Imbau Larang Mudik

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Polantas Polsek Medan Sunggal membagikan masker kepada para pengendara motor yang tidak memakainya.

Kegiatan bagi masker itu dipimpin Panit Lantas Polsek Sunggal, Iptu AG Lubis, yang ditunjuk menjadi KA Pos PAM, bersama dengan Babinsa, Tim Medis Puskesmas, Satpol PP, ketika melaksanakan kegiatan Pos Pam Operasi Ketupat 2020 di Chek Point II, Jalan Medan Binjai KM 15 Pos Lantas Diski, Sabtu (9/5).

Selain kegiatan pengamanan di Pos Pam Operasi Ketupat 2020 di Pos Lantas Diski juga melarang masyarakat agar tidak mudik. Giat ini guna terwujudnya situasi Kamtibmas yang kondusif sebelum dan sesudah Lebaran Idul Fitri 1441 H dalam memutus mata rantai dan mencegah penyebaran Covid-19.

Panit Lantas Polsek Medan Sunggal, Iptu AG Lubis, mengatakan kegiatan Pos Pam Operasi Ketupat 2020 berdasarkan sprint Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi yang meneruskan Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19 serta Surat Telegram Kapolda Sumut perihal berlakunya pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba 2020.

“Kegiatan Pos Pam ini sekaligus melarang masyarakat agar tidak mudik serta membagi-bagikan masker kepada puluhan masyarakat yang melintas serta mengingatkan masyarakat apa bila berpergian keluar rumah wajib gunakan masker,” katanya.

Advertisement

Untuk pelarangan mudik, AG Lubis mengungkapkan petugas Pos Pam Operasi Ketupat 2020 di Chek Point II melakukan pemeriksaan barang bawaan dari mobil yang melintas serta mengecek suhu badan yang dilakukan oleh Tim Medis Puskesmas kepada pengguna kendaraan.

“Kita melakukan pengecekan barang bawaan yang akan mudik baik sepeda motor dan pengendara mobil dan sementara Tim Medis Puskesmas mengecek suhu badan para pengendara. Apabila suhu tubuhnya tinggi, maka orang tersebut akan kita bawa ke tempat Pos penanganan Covid-19 yang terdekat. Sedangkan bagi para pengendara yang ketahuan akan mudik maka kita arahkan untuk kembali ke tempatnya semula,” pungkasnya.(wol/gacok/data2)

Editor: SASTROY BANGUN