Pilkada Serentak Diketok 9 Desember 2020, DPRD Bakal Panggil KPU Medan

Foto: Wakil Ketua DPRD Medan, HT Bahrumsyah

MEDAN, Waspada.co.id – Pemerintah pusat telah menetapkan Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang. Kesepakatan itu didapati pasca Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menggelar rapat bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Ketua KPU Arief Budiman.

Wakil Ketua DPRD Medan HT Bahrumsyah, mengatakan pihaknya akan memanggil KPU Medan dan Bawaslu Medan guna membahas pelaksanaan Pilkada Medan yang jatuh pada Desember 2020 tahun ini.

“Kalau bulan Desember dilakukan, maka sejak awal bulan Juni nanti tahapan Pilkada sudah harus dilaksanakan. Anggarannya (KPU) kan ada sekitar Rp80 miliar walaupun hari ini nggak diambil semua,” katanya, Kamis (28/5).

Bahrum menambahkan, pihaknya akan mengevaluasi kembali penggunaan dan kebutuhan anggaran oleh KPU Medan dan Bawaslu Medan di P-APBD 2020.

“Kita pasti akan evaluasi kembali, berapa yang sudah mereka pakai, apakah ada tahapan yang diulangi dan seterusnya. Termasuk berapa anggaran tambahan yang mereka butuhkan berserta rinciannya bila memang pelaksanaan Pilkada harus dilakukan dengan protokol kesehatan. Nanti kita akan melakukan pembahasan kembali soal itu,” ujarnya.

Advertisement

Berdasarkan hasil rapat dengar pendapat (RDP) pimpinan mereka di pusat, Komisioner KPU Medan Divisi Hukum, Zefrizal, mengaku siap menggelar Pilkada Medan di Desember mendatang. Dengan kata lain, 15 Juni sudah bisa dimulai kembali tahapan Pilkada. “Namun begitupun kami di KPU Kota Medan masih menunggu PKPU perubahan tentang tahapan jadwal dan program,” terangnya.

Zefrizal pun mengakui pada pelaksanaan pilkada nantinya akan menemukan kendala. Di mana setiap warga wajib berlakukan protokol kesehatan. Tidak hanya itu, pelaksanaan ini dipastikan membutuhkan tambahan anggaran yang cukup besar yang diperuntukkan bagi kebutuhan pendukung sarana dan prasarana.

“Jika di tangah pandemi, maka pelaksanaan tahapan teknis Pilkada harus sesuai dengan standard protokol kesehatan. Jika demikian, tentu berkonsekuensi pada penambahan anggaran. Dalam perkiraan kami lebih kurang Rp30 miliar lagi untuk kegiatan Pilkada Medan harus ditambah,” pungkasnya.(wol/mrz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN