Persiapan New Normal, Pemprovsu Perkuat Koordinasi Diskominfo Kabupaten/Kota

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Dalam waktu dekat, Sumatera Utara akan menerapkan The New Normal usai status tanggap darurat bencana Covid-19 berakhir, Jumat (29/5) ini. Untuk mempersiapkan hal tersebut, Pemprovsu berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kabupaten/kota agar tidak ada disinformasi.

Plt Kadis Kominfo Sumut, Irman Oemar, mengatakan saat ini informasi harus cepat dan tepat disalurkan ke daerah karena kebijakan saat ini sangat dinamis. Menurutnya, dengan cepat dan tepatnya arus informasi ke daerah, maka pemerintah daerah juga bisa cepat mengambil kebijakan.

“Diskominfo itu adalah lokomotif informasi bukan hanya untuk masyarakat, tetapi juga ke pemerintah sendiri termasuk kepada kepala daerah. Dengan cepat dan tepatnya informasi, kita bisa cepat membuat kebijakan yang sangat diperlukan saat ini,” kata Irman saat teleconference dengan Kadis Kominfo Kabupaten/Kota se-Sumut di ruang Smart Province Lantai 6 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jumat (29/5).

Untuk menerapkan New Normal di sebuah daerah, ada beberapa indikator yang harus dipenuhi seperti penurunan jumlah kasus positif selama dua minggu (≤ 50%), penurunan jumlah kasus ODP dan PDP selama dua minggu dan penurunan jumlah meninggal. Selain itu, ada peningkatan data pasien positif yang sembuh.

Untuk kategori pengamatan kesehatan masyarakat, daerah harus meningkatkan pemeriksaan spesimen dan tingkat positif kurang dari 5% dari seluruh spesimen yang diambil, penurunan mobilitas penduduk serta tracing contact kasus positif.

Advertisement

Pada kategori kesiapan layanan kesehatan masyarakat, daerah harus memiliki ruang isolasi untuk setiap kasus di rumah sakit, jumlah APD tenaga medis yang cukup dan ventilator yang tersedia (asumsi 1% dari jumlah kasus positif).

Di Sumut sendiri, ada 16 kabupaten/kota yang belum terpapar Covid-19 (zona hijau atau nihil kasus positif Covid-19). Daerah-daerah tersebut adalah Kabupaten Batubara, Humbahas, Labusel, Madina, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Paluta, Palas, Pakpak Bharat, Samosir, Tapsel, Tapteng serta Kota Gunungsitoli dan Sibolga.

“Ada tiga daerah di Sumut yang masuk dalam zona merah dan secara epidemiologi kasus positif belum terkendali, yaitu Medan, Kabupaten Deliserdang, dan Simalungun. Jadi zona hijau dan beberapa zona kuning memenuhi syarat menjalankan New Normal,” pungkas Irman. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL