Kuswandi Bertekad Kembalikan Kejayaan ITM

foto: Istimewa

Waspada.co.id – Perkembangan pesat dunia industri dan pemenuhan tuntutan kebutuhan masyarakat luas atas lulusan perguruan tinggi menjadi tantangan yang harus dijawab dengan kreatif oleh pimpinan pergururan tinggi saat ini.

Riset yang berorientasi pada kepentingan masyarakat merupakan keniscayaan yang harus terus menerus dikembangkan. Demikian diungkapkan Dr. Kuswandi, S.T., M.T, dalam paparan rencana strategisnya pada pemilihan Rektor Institut Teknologi Medan (ITM) periode 2020-2025.

Alumni ITM tahun 1998 yang juga lulusan program doktoral Teknik Sipil Keairan Universitas Gajah Mada (UGM) tahun 2017 ini bertekad untuk mengembalikan kedudukan, martabat dan kualitas ITM yang pernah dikenal sebagai perguruan tinggi teknik terkemuka di Sumatera.

Menurutnya, perkembangan revolusi industri era 4.0 menuntut perguruan tinggi dimana saja di Indonesia harus membekali civitas akademikanya dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan secara memadai, agar dapat benar-benar dirasakan kehadirannya di tengah-tengah dunia usaha, industri, dan masyarakat.

“ITM dengan spesialisasi pada rumpun ilmu teknik yang mengelola 10 program studi, sesungguhnya memiliki potensi spesifik untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara,” tutur Kuswandi, Sabtu (2/5).

Advertisement

Pembina Yayasan Pendidikan dan Sosial Dwiwarna, Dr. Ir. Mahrizal, M.T. yang hadir pada Rapat Senat untuk memilih Rektor ITM menyebut, masyarakat saat ini sangat kritis dalam menilai dinamika perguruan tinggi. Sehingga diperlukan sosok pemimpin yang benar-benar memahami tata kelola perguruan tinggi, terutama yang berkaitan dengan kualitas pelayanan untuk keperluan proses belajar mengajar, seperti ketersediaan buku-buku perpustakaan, peralatan laboratorium yang moderen, serta sarana dan prasarana penunjang lainnya.

“Sebagai Badan Penyelenggara ITM, yayasan mendukung usaha kreatif Rektor dalam memajukan ITM, termasuk memberikan dukungan bagi para dosen untuk studi lanjut, melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya

Di mana Ketua Senat yang memimpin Rapat Pemilihan Rektor, Ir. Fachrur Razi, M.Si., menyatakan, Kuswandi sangat siap dengan rencana program 5 tahunnya, sehingga seluruh anggota Senat ITM memilih dan menyetujuinya sebagai Rektor.

“Namun tentu saja untuk mewujudkan ide-ide tersebut diperlukan pula sinergi antara Rektor, Badan Penyelenggara dan Senat. Senat akan berfungsi mengawasi dan memberikan pertimbangan kepada Rektor dalam membuat kebijakan-kebijakan pengelolaan ITM, sehingga benar-benar mengarah pada pelaksanaan misi dan perwujudan visi ITM,” terangnya.

Pemilihan Rektor ITM kali ini bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2020 dan Dies Natalis ITM yang diperingati setiap tanggal 2 Mei. Namun kedua peringatan penting tersebut tidak dapat diisi dangan kegiatan yang melibatkan civitas akademika ITM karena masih dalam suasana pandemi virus corona COVID-19. (wol/rls/data2)