Klopp: Pemain Takut Corona Boleh Tidak Latihan

Foto: twitter

LIVERPOOL, Waspada.co.id – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengaku tidak memaksa pemain-pemain The Reds bergabung pada latihan dalam masa pandemi virus Corona (Covid-19) yang masih melanda Inggris.

Setelah Liga Premier dihentikan pada Maret lalu, klub-klub kembali menjalani latihan resmi mulai Selasa (19/5) lalu. Selain Manchester United, Liverpool sendiri termasuk klub pertama yang menggelar latihan kelompok tersebut.

Pelatih asal Jerman itu memastikan kehadiran Jordan Henderson cs tidak berdasarkan paksaan. Mantan arsitek Borussia Dortmund tersebut juga mempersilakan pemain tidak mengikuti latihan apabila takut mengambil risiko di tengah Covid-19.

“Jelas, latihan adalah pilihan pemain. Saya katakan sebelum sesi dimulai, ‘Anda semua berada di sini karena keinginan sendiri. Umumnya, Anda menandatangani kontrak dan harus ikut aturan saya. Tetapi, dalam kasus ini, jika merasa tidak aman maka Anda tidak perlu berada di sini,” ujar Klopp, Jumat (22/5).

“Tidak ada paksaan, tidak ada hukuman atau lainnya. Ini semua adalah keputusan para pemain dan kami menghargai itu 100 persen,” sambungnya.

Advertisement

Keberadaan pemain di kompleks latihan Melwood pun diatur sedemikian rupa. Klopp menjelaskan latihan sesi pertama diikuti 10 pemain disusul 10 lainnya pada sesi kedua. Kebijakan tersebut mengacu pada keputusan Liga Premier di awal pekan mengenai jumlah orang yang mengikuti latihan kelompok dan kaitannya dengan jarak fisik.

“Kami tidak akan membuat orang berada dalam bahaya untuk melakukan yang kami inginkan. Ya, kami cinta sepakbola, itu adalah pekerjaan kami, tetapi itu tak lagi penting dibanding hidup kami atau orang lain,” ujar Klopp diplomatis. (wol/aa/sky/data3)

editor: AUSTIN TUMENGKOL