Kasus Positif Corona Tembus 25.216, Ini Sebarannya di 34 Provinsi

Juru Bicara pemerintah khusus penanganan virus corona, Achmad Yurianto. (antara)
agregasi

Jakarta, Waspada.co.id – Kasus positif virus corona (Covid-19) bertambah 678 sehingga menjadi 25.216 kasus, berdasarkan data per Jumat, 29 Mei 2020.

Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, jumlah tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 300.545 spesimen, baik melalui metode polymerase chain reaction (PCR) maupun tes cepat molekuler (TCM).

“Hari ini kita dapatkan data konfirmasi kasus positif 678 orang sehingga total jadi 25.216 orang,” kata Yurianto dalam jumpa pers live streaming di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Ia menjelaskan, kasus positif tersebut tersebar di 34 provinsi di 414 kabupaten/kota. “Kasus ini tidak merata di 34 provinsi,” ujarnya.

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah kasus 7.128, disusul Jawa Timur dengan 4.414 kasus positif.

Advertisement

Berikut data sebaran 25.216 kasus positif di 34 provinsi, berdasarkan data dari Kemenkes :

1. Aceh 20 kasus

2. Bali 443 kasus

3. Banten 845 kasus

4. Bangka Belitung 42 kasus

5. Bengkulu 72 kasus

6. DI Yogyakarta 230 kasus

7. DKI Jakarta 7.128 kasus

8. Jambi 97 kasus

9. Jawa Barat 2.211 kasus

10. Jawa Tengah 1.350 kasus

11. Jawa Timur 4.414 kasus

12. Kalimantan Barat 184 kasus

13. Kalimantan Timur 285 kasus

14. Kalimantan Tengah 367 kasus

15. Kalimantan Selatan 893 kasus

16. Kalimantan Utara 165 kasus

17. Kepulauan Riau 178 kasus

18. Nusa Tenggara Barat 590 kasus

19. Sumatera Selatan 953 kasus

20. Sumatera Barat 541 kasus

21. Sulawesi Utara 306 kasus

22. Sumatera Utara 400 kasus

23. Sulawesi Tenggara 241 kasus

24. Sulawesi Selatan 1.468 kasus

25. Sulawesi Tengah 126 kasus

26. Lampung 131 kasus

27. Riau 117 kasus

28. Maluku Utara 139 kasus

29. Maluku 215 kasus

30. Papua Barat 158 kasus

31. Papua 640 kasus

32. Sulawesi Barat 88 kasus

33. Nusa Tenggara Timur 90 kasus

34. Gorontalo 68 kasus

Sementara yang masih dalam proses verifikasi di lapangan sebanyak 21 kasus.