Karena Covid-19, STIK-P Gelar E-Voting

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi “Pembangunan” (STIK-P) Medan akan segera menggelar pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) untuk memilih Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2020-2021.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, STIK-P pertama kalinya akan menggelar pemungutan suara online (e-voting) yang rencananya dilaksanakan pada 18 Mei mendatang. Sistem e-voting dilakukan sebagai alternatif di masa pandemi virus Corona (Covid-19) yang meliburkan seluruh institusi pendidikan secara serentak.

“Panitia Pemilihan Umum tetap memastikan agar pemilu tetap berjalan. Meskipun tahun ini tidak ada pencoblosan secara langsung, kami akan memanfaatkan teknologi yang ada. Kami jamin Pemilu Ketua BEM STIK-P 2020-2021 tetap berazaskan umum, bebas, rahasia, dan tentunya transparan.” ujar Ketua Panitia Pemilu Umum (PPU) BEM STIK-P, Sekar Nasly Bani Putri, Sabtu (9/5).

Di Pemilu tahun ini, mahasiswa STIK-P akan memilih di antara dua pilihan. Kedua calon ketua yang bertarung di pesta demokrasi tahunan kampus orange tersebut adalah Rimba Zait S Nasution (ilmu jurnalistik) dengan nomor urut 1 dan Yudhi (ilmu jurnalistik) nomor urut 2.

“Dalam pemilihan Ketua BEM STIK-P 2020, PPU BEM STIK-P menjadwalkan seluruh rangkaian kegiatan Pra-Pemilu secara daring. Di antaranya, kampanye online melalui sosial media Whatsapp dan Instagram, debat online juga disiarkan live melalui video conference dan live Instagram serta pemungutan suara melalui Google Form,” kata Sekar.

Advertisement

Sebelum pelaksanaan e-voting, kedua kandidat telah melalui beberapa tahapan meliputi seleksi berkas, pemaparan visi misi, cabut nomor, dan wawancara. Berikutnya, para calon diberi kesempatan untuk berkampanye online sesuai jadwal dan mekanisme yang telah ditentukan.

Pembantu Ketua I STIK-P Medan, Austin Tumengkol SSos MIKom, membenarkan kegiatan Pemilu BEM tahun ini menggunakan sistem daring sebagai imbas mengikuti kebijakan pemerintah yang meliburkan kegiatan kampus di tengah pandemi Covid-19.

“Selain akademik, kalender kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa tetap harus berjalan dengan beradaptasi dengan imbauan dan protokol kesehatan yang berlaku. Pemilu dan sistem belajar termasuk seminar proposal hingga sidang meja hijau juga via daring. Dies Natalis bulan ini juga kami tunda dan undur ke pertengahan tahun,” papar Austin. (wol/ari/data3)

Editor: M AGUS UTAMA