Sumut Masuk 10 Daerah Terbesar Alokasi Anggaran Penanganan Covid-19

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) masuk 10 daerah terbesar yang mengalokasikan anggarannya untuk penanganan Covid-19. Hal tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Sumut menganggarkan Rp502 miliar lebih dan masuk dalam 10 Besar daerah yang mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19,” ujar Irjen Kemendagri, Tumpak Haposan Simanjuntak, melalui video conference pada Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumut bersama bupati/wali kota se-Sumut, Kamis (23/4).

Kepada Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi, Haposan juga mengharapkan agar Pemprovsu mampu menyelaraskan rencana pembangunan dengan kabupaten/kota di tengah pandemic Covid-19.

“Di tengah Covid-19, saat daya beli menurun, laju perekonomian melambat dan tingkat pengangguran meningkat perlu adanya langkah konkret yang harus diambil. Untuk itu perlu lebih terbuka agar melakukan perencanaan yang produktif untuk masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Haposan juga mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Sumut sebesar 5,22 % tahun 2019. Apalagi pertumbuhan tersebut terjadi pada seluruh lapangan usaha. Tahun ini diingatkan harus lebih baik lagi.

iklan

Gubsu menyampaikan pendekatan penyusunan RKP tahun 2021 harus dilakukan dengan penguatan pelaksanaan kebijakan money follow program priority, yaitu pendekatan anggaran yang lebih fokus pada program atau kegiatan yang terkait langsung prioritas nasional serta berdampak langsung bagi masyarakat.

“Lakukan percepatan pemulihan ketahanan ekonomi dan kehidupan masyarakat dengan fokus kepada pemulihan industri, pariwisata dan investasi penguatan sistem kesehatan nasional. Untuk itu kami mohon dukungan Bapak Menteri untuk percepatan pembangunan,” ujar Edy.

Menyikapi kondisi Covid-19 di Sumut, Gubsu berharap bupati/wali kota se-Sumut melaksanakan dan menerapkan Instruksi Presiden RI Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan dan Realokasi Anggaran serta Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dengan Menteri Keuangan tentang Percepatan Penyesuaian APBD Tahun 2020 dalam rangka penanganan Covid-19.

“Manfaatkanlah anggaran yang ada untuk belanja kesehatan, seperti pengadaan sarana prasarana kesehatan untuk kebutuhan rumah sakit. Lakukan stimulus ekonomi untuk menggerakkan kembali roda perekonomian melalui penyelenggaraan pasar murah. Terakhir, beri bantuan bahan pokok atau lainnya kepada masyarakat yang terdampak Covid 19,” tambahnya.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, memberikan rekomendasi arah kebijakan pembangunan Sumut. Pertama, mendorong transformasi ekonomi ke arah hilirisasi industri yang mengubah hasil-hasil pertanian dan perkebunan serta pengembangan pariwisata kelas dunia.

Kemudian, mempercepat pembangunan sumber daya manusia dengan fokus peningkatan akses pelayanan kesehatan dan peningkatan pendidikan vokasional. Suharso pun menambahkan pentingnya meningkatkan produktivitas budidaya pertanian yang sebagian besar usaha rakyat dan bernilai ekonomi cukup tinggi (kopi, holtikultura, karet, dan sawit)

Terakhir, Menteri PPN mengimbau untuk memperkuat ketahanan dan kesiapan sistem kesehatan daerah dan memperkuat kapasitas pemerintah daerah dan desa dalam pengembangan ekonomi lokal serta pengelolaan dana desa. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan