PSBB di Jakarta Diberlakukan Besok, Warga yang Melanggar Bisa Dipidana

Gubernur DKI Anies Baswedan (Foto: Ist)
agregasi

JAKARTA, Waspada.co.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020 terkait pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Bagi masyarakat yang melanggar bakal ada sanksi pidana.

“Terkait dengan sanksi dalam hal ini sesuai dengan ketentuan yang ada, bahwa di dalam Pasal 27 pelanggaran terhadap PSBB dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan termasuk sanksi pidana,” ujar Anies saat jumpa pers melalui live streaming, Kamis (9/4/2020).

Anies menjelaskan, sanksinya dari pidana ringan. Namun, bila dilakukan berulang bisa menjadi lebih berat.

“Proses akan kita kerjakan sama-sama dengan aparat penegak hukum untuk ketentuan ini bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Ditambahkan Anies, mengenai sanksi ini juga akan berpegangan pada UU tentang Kekarantinaan Kesehatan, yakni hukuman penjara selama satu tahun atau denda Rp100 juta.

Advertisement

Menurut Anies, pemberlakukan PSBB ini bukan hanya kewajiban pemerintah untuk mematuhinya. Namun, seluruh masyarakat Jakarta berkewajiban untuk mematuhi PSBB.

“Ini artinya bukan saja dari sisi pemerintah tapi masyarakat juga memiliki kewajiban untuk sama-sama mematuhi,” tuturnya.

PSBB di Jakarta mulai diberlakukan besok, Jumat 10 April hingga 23 April 2020. PSBB diberlakukan untuk memotong rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.