Perppu Penundaan Pilkada Baiknya Terbit Sebelum Akhir Mei

Ilustrasi WOL

JAKARTA, Waspada.co.id – Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, menilai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk penundaan Pilkada serentak sebaiknya diterbitkan sebelum akhir Mei 2020.

“Jika ingin menunda lagi, apalagi menunda seluruh tahapan Pilkada, maka KPU membutuhkan landasan hukum yang kuat. Karena itu perlu Perppu,” kata Titi di Jakarta, Sabtu (4/4).

Sebab, penundaan beberapa tahapan Pilkada serentak yang telah diberlakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu berakhir pada akhir Mei 2020. Menurutnya, tanpa Perppu Penyelenggara Pemilu tidak dapat menunda seluruh tahapan Pilkada dan kondisi saat ini masih dalam wabah Covid-19 yang belum bisa dipastikan kapan berakhir.

Perludem menilai dengan merujuk kondisi sekarang tidak memungkinkan tetap menyelenggarakan Pilkada pada 2020. Titi menilai lebih realistis kalau menyelenggarakan Pilkada setelah Covid-19 benar-benar tertangani.

“Memang lebih baik kalau pelaksanaan Pilkada itu betul-betul diselenggarakan setelah penanganan Covid-19 ini tuntas, dan setidaknya pada pertengahan tahun 2021. Itu kondisi idealnya,” kata Tuti.

Advertisement

Untuk Perppu, Perludem memberi saran agar aturan tersebut tidak dibuat seperti Undang-Undang Pilkada yang mengatur hari pemilihannya secara spesifik. Manajer Program Perludem, Fadli Ramadhanil, menambahkan cukup sebut Pilkada 2020 ditunda untuk kemudian waktunya menyesuaikan penanganan Covid-19 atau diserahkan kepada penyelenggara pemilu untuk menentukan waktu penundaan Pilkada.

Menurut Fadli, penyelenggara Pemilu dapat mempersiapkan Pilkada di 270 daerah itu dengan baik jika hari pemilihannya tidak diatur spesifik. Hal itu karena pandemi Covid-19 belum bisa diprediksi masa berakhirnya, sehingga dikhawatirkan aturan nantinya malah membuat penyelenggaraan kembali terhambat.

Selanjutnya dalam merumuskan Perppu untuk penjadwalan ulang Pilkada 2020, sebaiknya juga mulai menghitung kemungkinan penyesuaian dengan jadwal Pemilu nasional dan daerah. (wol/aa/republika/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL