Musim Pancaroba, Waspadai DBD di Tengah Penyebaran Corona

foto: youtube

MEDAN, Waspada.co.id – Seluruh masyarakat diharapkan dapat mengikuti anjuran pemerintah dalam menghadapi Coronavirus Disease (Covid-19). Tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran virus sekaligus menekan angka penderita dan kematian. Apalagi, sekarang telah memasuki musim pancaroba yang biasanya akan muncul penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Pada bulan ini secara klasik kita masuk tahapan pancaroba di mana akan muncul penyakit demam berdarah. Oleh karena itu, bersama keluarga mari kita lakukan pemberantasan sarang nyamuk. Munculnya DBD tentu akan memperburuk angka kesakitan dan kematian karena bercampur dengan penderita Covid-19,” ujar Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, di Aris Yudhariansyah MM.

Ditegaskan, masyarakat sebaiknya mengikuti anjuran dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. Pertama yang dapat dilakukan kenali perasaan sedih, stres, tertekan, khawatir, bingung, takut atau marah saat krisis. Sebab hal ini memang wajar selama perasaan tersebut tidak berkelanjutan.

Selanjutnya, berpikir positif dan berbicara pada orang yang dipercaya dan tetap menjaga jarak. Susunlah rencana aktivitas dan kegiatan harian di rumah, jika sedang melakukan karantina dan isolasi sebaiknya ikuti standar operasional prosedur dan menjaga gaya hidup, pola makan teratur dan gizi seimbang. “Kemudian tetap berhubungan dengan teman maupun keluarga melalui telepon dan sosial media,” ujar Aris.

Anjuran lainnya, jika merasa tidak sanggup, maka segera hubungi tenaga kesehatan, tenaga sosial dan orang lain yang dapat dipercaya. Jika diperlukan rujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mencari pelayanan fisik dan dukungan psikososial. “Terakhir kurangilah waktu menonton terutama melihat liputan yang meresahkan tentang Covid-19,” terangnya.

Advertisement

Aris juga mengatakan sesuai dengan anjuran WHO, mulai hari ini seluruh masyarakat harus menggunakan masker. Masker bedah N95 hanyalah untuk tenaga medis, sedangkan untuk masyarakat dianjurkan mengenakan masker kain. Penggunaan masker ini dilakukan karena banyak sekali masyarakat yang sudah terpapar virus ini namun dia tidak memiliki gejala klinis sehingga tidak menyadarinya. Maka masker dapat meminimalisir penularan virus.

Lebih lanjut Aris memaparkan, data Covid-19 Sumut, Senin (6/4), konfirmasi penderita positif sebanyak 57 orang, 37 orang berdasarkan hasil lab dengan metode PCR dan 20 orang hasil rapid test. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 127 orang, sembuh 1 orang dan meninggal 5 orang. (wol/ags/data2)

Editor: Agus Utama