Meski Setuju Turnamen Pengganti, PSMS Masih Berharap Kompetisi Lanjut

WOL Photo/Ega Ibra

MEDAN, Waspada.co.id – PSSI memiliki wacana membuat turnamen khusus pengganti Liga 1 dan Liga 2, apabila kompetisi sepakbola di Tanah Air benar-benar dihentikan karena wabah Corona. Hal ini dibicarakan pada Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) virtual dengan Komisi X DPR RI, beberapa waktu lalu.

Terkait hal ini, Sekretaris Umum PSMS Julius Raja mengaku masih berharap kompetisi dapat berlanjut. Karena kalau mau membuat turnamen, tentu yang pertama harus dicabut dulu maklumat Kapolri, mengingat itu menyangkut izin pertandingan.

“Kedua, masalah status pemain harus jelas kelanjutannya. Apakah putus kontrak atau lanjut tapi dengan catatan tetap 25 persen,” katanya kepada Waspada Online, Kamis (16/4).

Ketiga, lanjut Julius, mencakup subsidi dan sponsor. King, sapaan akrab Julius, mempertanyakan besaran nilai yang akan diterima klub dan tentu harus ada pertemuan lanjutan membahas penyelenggaraan turnamen pengganti tadi.

“Lalu, konsekuensinya apabila kita ikut atau tidak, bagaimana? Karena semua ini menyangkut biaya. Juga sistem turnamen itu sendiri, apa home tournament atau home and away? Ini semua harus dibahas,” seru King.

Advertisement

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan pihaknya masih menanti situasi kondisi terkait wabah Corona di Indonesia. Selain itu, hal terpenting adalah status yang ditetapkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga 29 Mei mendatang.

Apabila BNPB tidak memperpanjang status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia, maka kompetisi dapat kembali dilanjutkan pada Juli mendatang.

Dijelaskan, ada waktu enam bulan untuk menuntaskan kompetisi. Jika pemerintah belum mencabut status tersebut, PSSI tidak bisa melanjutkan karena waktunya tidak mencukupi. PSSI juga punya opsi lain andai virus Corona selesai pada September mendatang, makanya pihaknya minta izin menggelar kompetisi khusus. (wol/ari/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL