Kelanjutan Liga Premier Tergantung Akhir April

foto: zimbio

LONDON, Waspada.co.id – Penangguhan Liga Premier atau kompetisi musim ini masih diberlakukan karena virus Corona. Akan tetapi, nasib kompetisi di Inggris sedikit terjawab setelah digelarnya rapat.

Diketahui sebelumnya, meluasnya Covid-19 membuat berbagai negara terancam gagal menyelesaikan liga domestiknya. Tidak terkecuali Inggris yang mencatatkan jumlah kasus mencapai 29 ribu dan 2 ribu lebih di antaranya telah meninggal dunia.

Melihat angka korban berjatuhan, berbagai kompetisi olahraga termasuk Inggris pun dihentikan sementara karena bisa menjadi sarat tempat penyebaran virus. Berbagai opsi muncul terkait kelanjutan kompetisi Negeri Ratu Elizabeth tersebut.

Dua pilihan hanyalah melanjutkan atau mengakhiri kompetisi. Tentu saja dua opsi berlawanan ini membuat rentan terjadi pro kontra, sehingga sementara diberlakukan pencarian jalan tengah terbaik. Skysports, Kamis (2/4), menyebutkan beberapa perwakilan Liga Premier, Asosiasi Liga Sepakbola Inggris (EFL), pemain, dan pelatih berdiskusi.

Keputusan mereka kini telah final tetap melanjutkan kompetisi dengan satu syarat. Liga Inggris bakal kembali berlangsung jika keadaan sekitar telah membaik dan kemungkinan besar tidak akan berjalan seperti jadwal semestinya. Jika tanggal kompetisi dihelat 30 April mendatang, melihat kondisi ini bukan tidak mungkin jadwal akan kembali mundur.

Advertisement

Pertemuan ini pun juga sempat membicarakan terkait masalah gaji dan ekonomi klub yang terkena dampak virus Corona. Alhasil, karena tak ada pertandingan sebagian besar pemain dan staf klub harus siap sedia menghadapi risiko ancaman pemotongan gaji. (wol/aa/skysports/data2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL