Kapolrestabes Medan Terima Draf Ranperwal Karantina Covid-19

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, menerima draf Rancangan Peraturan Wali Kota (Ranperwal) Medan terkait Karantina Penanganan Covid-19.

Ranpenwal itu diberikan langsung Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, saat rapat di Aula Rupatama Polrestabes Medan, Senin (27/4).

Akhyar berharap, masukan Kapolrestabes untuk penyempurnaan draf tersebut. Di samping itu juga mengharapkan dukungan penuh seluruh jajaran Polrestbaes Medan sehingga Perwal terkait Karantina nantinya berlaku efektif guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Rencana Pemko Medan akan menerapkan Cluster Isolation. Sebelum itu dilakukan screening awal kepada warga yang memasuki Kota Medan. Kemudian diikuti dengan pengecekan suhu tubuh, jika panas tubuhnya mencapai 38°C, maka yang bersangkutan akan dilakukan karantina rumah karena sudah masuk kategori orang dalam pengawasan (ODP),” katanya.

“Walaupun sudah masuk kategori ODP, tetapi yang bersangkutan belum positif Covid-19. Guna menghindari terjadinya transmisi lokal, maka yang bersangkutan dikarantina di rumah. Selama menjalani karantina, yang bersangkutan akan diberi bantuan pangan. Selain ODP, karantina rumah juga akan diberlakukan terhadap warga yang masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) serta pelaku perjalanan (PP),” sambung Akhyar.

Advertisement

Sementara itu, Isir mengaku siap mendukung Perwal terkait Karantina tersebut. Dikatakannya, Polrestabses Medan siap berkolaborasi dengan Pemko Medan dalam rangka penanganan Covid-19 di Kota Medan.

Bahkan, jajaran Polri hingga tingkat bawah telah menggelar Operasi Aman Nusa. Di samping itu lagi tambahnya, Polri juga masuk dalam Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di pemerintahan.

Isir menuturkan, Polri juga ikut serta melakukan deteksi terhadap program jaringan pengamanan sosial, guna memastikan bantuan yang diberikan kepada masyarakat tepat sasaran guna menghindari terjadinya kericuhan.

“Apabila pelaksanaan bantuan jaringan pengamanan sosial berlangsung baik dan tepat sasaran, kecil kemungkinan terjadinya kerawanan,” pungkasnya. (wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN