HUT Ke-70, PSMS Bagi-bagi Sembako dan Ziarah

WOL Photo/Ari

MEDAN, Waspada.co.id – Pengurus PSMS Medan memperingati HUT ke-70 dengan sejumlah kegiatan. Rangkaian kegiatan diawali ziarah ke makam mantan pemain, pelatih, dan pengurus PSMS, Senin (20/4).

Ziarah dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Batu Gingging, Medan Baru. Pada kesempatan itu, PSMS diwakili Mulyadi Simatupang (manajer) dan Julius Raja (sekretaris umum) serta pengurus lainnya.

Di pemakaman, ziarah dilakukan di makam M Taufik Lubis (mantan kiper PSMS dan timnas 1970-an), Zainuddin (mantan Sekum PSMS 1992-1993), dan H Suryanto Herman yang juga pernah menjadi pelatih Ayam Kinantan.

Julius Raja mengatakan seluruh rangkaian memperingati HUT PSMS yang dibentuk pada 21 April 1950 ini dilaksanakan selama tiga hari. Mulai acara ziarah, penaikan bendera PSMS, dan pembagian sembako (bingkisan) kepada mantan pemain, pelatih hingga pengurus.

“Tadi kita sudah ziarah ke makam mantan pemain PSMS dan PSSI. Tentu yang lainnya di tempat berbeda kita akan coba ke makam Wibosono di Tanjung Selamat dan Ramli Yatim di dekat Jalan Pancing,” ujar Raja.

Advertisement

Selain berziarah ke makam, juga dilakukan pengibaran bendera PSMS di Sekretariat Kebun Bunga pada Selasa (21/4). Namun, karena masih situasi tanggap darurat Covid-19, pengibaran dilakukan secara sederhana dan tanpa seremoni.

“Besok adalah upacara pengibaran bendera PSMS di Kebun Bunga. Upacara pun gadak seremonial karena wabah Covid-19. Makanya, kita tidak mengundang suporter dan lainnya. Kita ikuti imbauan pemerintah untuk berada di rumah,” kata pria yang akrab disapa King ini.

Puncaknya pada Rabu (22/4) dilakukan pembagian bingkisan sembako kepada keluarga mantan pemain, pengurus, dan pelatih PSMS. Pembagian sembako ini juga hanya diwakilkan secara simbolis dan selanjutnya didistribusikan kepada keluarga mantan.

“Di rumah acara pak Kodrat berbarengan HUT PSSI, kita buat syukuran kecil-kecilan dengan memberikan bingkisan kepada para mantan. Namun diwakili untuk didistribusikan karena wabah Covid ini. Jadi, kita door to door,” jelasnya.

Di usia 70 tahun ini, PSMS diharapkan bisa kembali bangkit dan mengulang kesuksesan prestasi yang diukir kala merebut tiga gelar juara liga perserikatan serta menjadi juara abadi Piala Bang Yos dan tentu saja promosi ke Liga 1 musim depan. (wol/ari/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL