Gempitara Pertanyakan Aliran Dana Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan

foto istimewa

MEDAN, Waspada.co.id – Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara (Gempitara) mempertanyakan aliran dana Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan.

Seperti disampaikan Ketua Umum Gempitara, Muhammad Sueb, bahwa dalam 13 hari kerja Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan telah menghabiskan dana senilai Rp36 miliar.

“Di sini, kami mempertanyakan dengan tegas sudah sejauh mana peran dari pada Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan, ke mana saja dana yang telah terpakai itu dipergunakan. Kami merasa Rp36 miliar itu bukanlah uang yang sedikit bahkan jika untuk membeli APD bagi petugas medis yang merupakan garda terdepan dalam penanganan Wabah Corona,” katanya, Rabu (1/4).

Dalam penanganan wabah corona, Sueb menyebutkan Tim Gugus Tugas Kota Medan mendapat aliran dana sebesar Rp100 milliar. Namun kenyataanya di lapangan yang melakukan pembagian masker, handsanitizer, dan penyemprotan desifektan kebanyakan dari LSM, Organisasi Kemasyarakatan yang bukan dari Pemerintah Kota Medan.

“Kami tidak mau aliran dana yang telah digelontorkan hasil uang rakyat dipergunakan tidak tepat sasaran,” sebutnya.

Advertisement

“Saya rasa dengan aliran dana segitu besar dapat sedikit membantu meringankan beban yang dirasakan masyarakat kecil yang ada di Kota Medan akibat imbas menurunnya pendapatan mereka,” sambungnya.

Oleh karena itu, Sueb meminta Pimpinan DPRD Kota Medan untuk mengaudit langsung aliran dana dan kinerja Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan.

Lalu, meminta Pimpinan DPRD Kota Medan memanggil FORKOPIMDA untuk membahas langkah konkrit dan disepakati bersama dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Pemko Medan juga memberikan bantuan Kepada masyarakat kecil di 21 kecamatan karena terkena imbas pandemi sehingga berkurangnya pendapatan,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN