Evi Novida Ginting Ajukan Permohon Pengembalian Sebagai Anggota KPU

Evi Novida Ginting (Foto: Ist)

Waspada.co.id – Eks anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Evi Novida Ginting mengajukan permohonan keberatan administratif kepada Presiden Joko widodo (Jokowi). Permohonan diajukan Evi itu berkaitan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Kepres) Nomor 34/P Tahun 2020 tentang pemecatannya sebagai anggota KPU.

Melalui permohonan ini, Evi meminta Presiden Jokowi mencabut Kepres tersebut. Hingga mengembalikan jabatannya sebagai anggota KPU periode 2017-2018.

Evi mengatakan, berdasarkan ketentuan UU Administrasi negara, seabgai pihak yang dirugikan Kepres mengajukan upaya administratif sebelum mengajukan gugatan di PTUN atas putusan mengenai pemecatannya.

“Saya bermohon agar Bapak Presiden selaku Pejabat Penerbit Keppres 34/P.Tahun 2020 melakukan peninjauan terhadap Keppres 34/P.Tahun 2020,” ujar Evi dalam keterangannya, Jumat (3/4).

Evi bersikukuh putusan DKPP Nomor 317-PKE-DKPP/X/2019, memiliki cacat hukum dan melampaui kewenangan DKPP. Evi beralasan, DKPP melanjutkan persidangan dan mengambil keputusan padahal pengadu sudah mencabut aduan. Kemudian, DKPP belum mendengar pembelaan Evi sebagai teradu. Serta, pada saat memutus perkara, DKPP mengambil keputusan dalam pleno yang tidak dihadiri lima orang sesuai aturan.

Advertisement

Atas penjelasan tersebut, Evi memohon kepada Presiden RI untuk menerima dan mengabulkan permohonan upaya administratif keberatan. Kedua, Presiden berkenan mencabut Kepres No.34/P Tahun 2020 tanggal 23 Maret 2020. Ketiga, merehabilitasi nama baik Evi. Terakhir, Presiden dimohon menerbitkan Kepres untuk mengembalikan jabatan Evi sebagai anggota KPU 2017-2022. (merdeka/ags/data2)