Akibat Corona, FIFA Rilis Aturan Baru Bursa Transfer 2020/2021

foto: fifa
Iklan

ZURICH, Waspada.co.id – FIFA menyusun aturan baru mengenai bursa transfer pemain dalam mengatasi masalah yang muncul akibat pandemi virus Corona (Covid-19). Aturan ini disusun, untuk melindungi nasib klub dan pemain yang tak menentu selama pandemi virus Corona.

Banyak pemain yang kontraknya akan habis di musim panas 2020 nanti. Tentunya, mereka resah dengan keadaan tersebut dan bisa saja ditendang klub tanpa adanya kompensasi. Di sisi lain, klub pastinya akan susah beli pemain, karena kompetisi tertunda akibat pandemi virus Corona.

The Sun melaporkan aktivitas bursa transfer akan ditunda hingga kompetisi di Eropa selesai secara bersamaan. Sebagai contoh, ada dua pemain Liga Premier yang kontraknya akan habis pada 1 Juli 2020, yakni Willian (Chelsea) dan Jan Vertonghen (Tottenham Hotspur).

Direktur Legal FIFA, Emilio Garcia Silvero, mengatakan keduanya punya hak untuk tak memperpanjang masa baktinya di klub masing-masing. Namun, mereka masih harus bertahan di klub sampai kompetisi musim 2019/2020 berakhir.

Sebab, keduanya juga tak bisa didaftarkan langsung klub baru, andai pindah pada 1 Juli 2020. Karena kompetisi di Eropa terancam molor, FIFA mengubah kebijakannya dengan membuka tiga bursa transfer di musim 2020/2021.

iklan

Bursa transfer pertama dimulai 1 Juli hingga awal September 2020. Periode kedua dibuka pada Januari 2021. Ketiga, nantinya akan diplot pada Oktober atau November 2020. Artinya, kalau klub-klub tak sempat beli pemain di musim panas, mereka masih bisa melakukannya satu atau dua bulan lagi.

“Skema ini bersifat fleksibel dengan total durasi 16 pekan periode transfer dan tak akan diperpanjang,” kata Direktur Regulasi FIFA, James Kitching, Selasa (14/4). (wol/aa/sun/data2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan