Wali Kota Tanjungbalai Sampaikan Langkah Strategis Antisipasi Covid-19

WOL Photo
Iklan

TANJUNGBALAI, Waspada.co.id – Usai memimpin rapat terbatas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungbalai terkait langkah antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19), Wali Kota Tanjungbalai HM Syahrial SH MH menggelar konferensi pers di Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (16/3).

Adapun langkah strategis yang akan dilakukan Pemkot Tanjungbalai bersama Forkopimda setempat untuk mencegah penyebaran Covid-19 adalah memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Tanjungbalai menunda seluruh rapat serta kegiatan yang melibatkan dan menghadirkan masyarakat dalam jumlah banyak.

“Tunda kegiatan-kegiatan yang melibatkan dan menghadirkan masyarakat ramai dalam jumlah yang banyak,” seru Syahrial didampingi Ketua DPRD Tanjungbalai Tengku Eswin ST, Sekdakot Tanjungbalai Yusmada SH MAP serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tanjungbalai.

Wali Kota meminta Kepala Dinas Pendidikan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah selama 14 hari ke depan terhitung mulai Selasa (17/3). Seluruh kepala sekolah diminta memberikan tugas kepada anak didik di rumah masing-masing dengan pengawasan orang tua.

Pemkot Tanjungbalai, lanjut Syahrial, akan meningkatkan layanan dengan mendirikan posko pemeriksaan kesehatan di rumah sakit umum daerah, puskesmas serta beberapa lokasi strategis lainnya, seperti Pelabuhan Teluk Nibung, stasiun kereta, dan terminal bus.

iklan

“Saya juga meminta OPD untuk menyiapkan hand sanitizer di seluruh fasilitas umum milik pemerintah kota untuk menjaga kebersihan dan kesehatan masyarakat, menyiagakan ambulans standby 24 jam serta penyediaan ruang isolasi khusus sebagai antisipasi ditemukannya pasien suspect Corona,” sambung wali kota.

Selain itu, Syahrial meminta pemilik tempat hiburan untuk sementara membatasi jam operasionalnya. Kepada Disnaker, wali kota minta segera koordinasi dengan instansi terkait untuk mencegah masuknya orang asing secara ilegal dan meminta pengusaha turut mengerahkan sumber daya untuk sosialisasi pencegahan virus Corona.

Untuk ASN di lingkungan Pemkot Tanjungbalai, Wali Kota memerintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tidak mengoperasikan finger print, meniadakan rapat atau pertemuan maupun acara yang mengundang ASN dalam jumlah banyak plus membentuk gugus tugas penanganan Covid-19 sesuai Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 Tahun 2020.

“Mari kita kurangi aktivitas di luar rumah dan perbanyak di dalam rumah. Inilah saatnya kita bersatu dan bergotong royong agar masalah Covid-19 ini dapat ditangani secara maksimal,” tutup Syahrial.(wol/lvz/data3)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan