Wacana PAN Reformasi Mencuat, Waketum PAN Imbau Kader Taati Hasil Kongres

Viva Yoga Mauladi (kanan) memberi keterangan pers (Okezone)
agregasi

JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi meminta agar seluruh kader PAN menghormati dan bisa menerima hasil keputusan kongres ke V di Kendari, Sulawesi Tenggara, menyusul ada wacana pembentukan PAN Reformasi oleh kubu yang kalah termasuk loyalis Amien Rais.

Menurutnya, kongres PAN di Kendari pada 10-12 Februari 2020 sudah selesai sesuai dengan konstitusi. Karena itu tidak ada alasan untuk kader PAN membuat partai baru.

“Hendaknya semua pengurus dan kader partai menerima hasil kongres karena itu merupakan keputusan yang sah, legal, dan konstitusional. Semua kandidat ketua umum telah berkontestasi. Proses pemilihannya berjalan lancar, sesuai dengan peserta sah yang memiliki hak pilih,” kata Viva Yoga, Kamis (12/3/2020).

Viva mengatakan, wacana pembentukan PAN Reformasi tidak seharusnya dilakukan karena tidak sesuai dengan aturan. Karena itu ia meminta bagi kader PAN yang tidak puas dengan hasil kongres bisa melakukan langkah sesuai dengan peraturan.

“Jika setelah kalah berkompetisi lalu merasa berkeberatan dengan hasil keputusan kongres, silahkan menggugat sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” terangnya.

Advertisement

Loyalis Ketua Umum terpilih Zulkifli Hasan itu juga meminta, agar kader PAN tidak memanfaatkan Eks Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais sebagai alat untuk membuat situasi semakin panas lantaran tidak masuk dalam kepengurusan baru partai.

“Sebaiknya menghindari untuk menjadi tukang kompor, tukang kipas, atau provokator, dengan memanfaatkan figur pak Amien Rais untuk menjadi alat legitimasi atas ketidakpuasan hasil kongres. Jangan memprovokasi pak Amien Rais menjadi cap stempel demi agenda politik pribadi dan ambisi kader yang kecewa,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui pasca kongres PAN yang dimenangkan oleh Zulkifli Hasan, kondisi partai berlambang matahari itu masih panas. Apalagi Amien sendiri digadang-gadang tak diberi posisi dalam struktur baru PAN.

Belakangan sejumlah loyalis Amien bersama dengan ketua DPD dan DPW serta senior PAN lainnya sempat melakukan pertemuan pada Selasa 10 Maret 2020 lalu. Dalam pertemuan itu ada usulan kepada Amien untuk membuat partai PAN Reformasi. Namun Amien masih enggan merespon usulan tersebut.