Terjaring OTT, Kadis Perkim Labuhanbatu Beserta Kroninya Ditetapkan Tersangka

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Dit Reskrimsus Polda Sumut telah menetapkan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Labuhanbatu, Paisal Purba, sebagai tersangka kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Caffe Millenial, Jalan Sisingamangaraja, Kabupaten Labuhanbatu.

Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Santama, mengatakan pihaknya telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus ini.

“Kita lakukan OTT terhadap tiga PNS Dinas Perkim Labuhanbatu. Ketiganya sudah kita tetapkan tersangka,” katanya, Selasa (3/3).

Rony menyebutkan ke tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu yakni Kadis Perkim Labuhanbatu Paisal Purba, dan dua stafnya Zefri Hamsyah PNS staf bagian umum dan Kurnia Ananda.

“Mereka kini sudah ditahan di Mapolda Sumut,” sebutnya.

Advertisement

Rony menegaskan, pihaknya tidak bekerja sampai di sini. Sebab, penyidik masih mengembangkan kasus yang bermula dari proyek mempercepat proses proyek pengadaan pekerjaan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Labuhanbatu tahun 2019.

Menurutnya, tidak tertutup kemungkinan ada pejabat-pejabat lain yang terlibat kasus ini. “Siapa saja bisa terlibat, tergantung penyidikan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, personil Dit Reskrimsus Polda Sumut melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap tiga pegawai Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Labuhan Batu, di Cafe Millenial di Sisingamangaraja Raja Kabupaten Labuhan Batu, Senin (2/3) siang.

Dari hasil operasi OTT itu, petugas menyita barang bukti uang tunai Rp40 juta dan cek bertuliskan ratusan juta rupiah.

Dalam perannya, ke tiga tersangka Zefri Hamsyah yang merupakan PNS Staf di Bagian Umum Dinas Perkim Kabupaten Labuhan Batu (selaku penerima), Kurnia Ananda berperan sopir yang mengantarkan penerima dan Paisal Purba yang merupakan Kadis Perkim Labuhanbatu.

Ketiganya diduga melanggar tindak pidana korupsi terkait pungli untuk mempercepat proses pembayaran 100 persen atas proyek pengadaan pekerjaan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Labuhanbatu tahun 2019.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN