Sumut Catat 3.080 ODP Corona, PDP 71, Positif 9 Orang

Foto: Youtube

MEDAN, Waspada.co.id – Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, DR. Aris Yudhariansyah, kembali menjelaskan perkembangan terkini terkait sebaran Virus Corona di Wilayah Sumatera Utara yang semakin meningkat. Sebagaimana di publish di akun resmi Youtube @Humas Sumut, Kamis (26/3) pukul 17.00 WIB.

Pasien yang dinyatakan positif terjangkit Virus Corona kini berjumlah 9 orang. Yang tersebar di berbagai rumah sakit di Sumut. “Pasien positif Corona 9 orang, pasien dengan status PDP kini 71 orang dan masih dirawat yang sebelumnya 55 orang dari 5 kabupaten kota,” ungkapnya.

“Negatif 6 orang, pasien sembuh dah sudah dipulangkan ada 3 orang,” katanya.

Sementara itu, orang dalam pemantauan (ODP) meningkat menjadi 3.080 orang dari sebelumnya 1.976 pada Rabu (25/3) kemarin. Sebaran ODP paling tinggi ada di Kabupaten Deliserdang disusul Kota Medan,” jelas Aris.

Selanjutnya, menjawab pertanyaan akankah identitas pasien ODP akan dipublikasikan, Gugus Tugas menyebut masih berkonsultasi dengan aparat hukum. “Bagaimana kita membuka daftar nama ODP dengan tujuan baik. Supaya bisa mengkarantina dirinya sendiri secara sukarela,” ujar Aris.

Aris pun menjelaskan Rapid Test akan dilaksanakansesegera mungkin. “Kita akan mendistribusikan alat yang sudah kami terima kepada fasilitas kesehatan yang meimiliki pasien PDP yang semakin meningkat saat ini,” tambahnya.

Dikatakan lagi, dimana masyarakat bisa cek corona gratis, Gugus Tugas mengatakan pemeriksaan dapat dilakukan secara gratis, dengan dua jenis pemeriksaan.

“Pemerinksaan dibagi dua; secara antibodi atau secara cepat yang disebut Rapid test. Kedua, pemeriksan antigen dengan metode Swab tenggorokan yang nantinya akan diperiksa menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction),” jelas Aris lagi.

“Semuanya gratis, tetapi kita melakukan test kepada siapa yang didahulukan. Kita sudah memiliki lebih 1.000 virus transport media yang akan kita gunakan bagi para PDP yang saat ini sedang dirawat,” ujar Aris. (wol/ags/data3)

Editor: Agus Utama