Poldasu “Kirim” ke Alam Baka Pengedar Sabu16,784 Kg dan Ekstasi 11.000 Butir

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Dit Res Narkoba Polda Sumut menembak mati, Zulkifli, salah seorang kelompok jaringan narkoba Malaysia, NAD, dan Sumut.

Tersangka terpaksa di “kirim” ke alam baka karena berusaha melarikan diri saat dibawa pengembangan mencari teman-temannya ke Jalan Sei Mencirim Medan.

Selain Zulkifli, 4 anggota jaringannya turut diamankan yakni, Muhajir, Muammar Juanda, Syarifuddin als Din dan Muh Yendra. Mereka ditangkap secara terpisah.

“Ke lima tersangka ini merupakan jaringan Malaysia-Nangroe Aceh Darusalam (NAD) dan Sumatera Utara khususnya Medan. Dari mereka disita barang bukti sabu-sabu 16,784 Kg sabu-sabu dan pil ekstasi 11.000 butir,” ujar Kapoldasu, Irjen Pol Martuani Sormin, Senin (9/3).

Didampingi Dir Narkoba Kombes Pol Robert Da Costa, Kabid Propam AKBP Donald P Simanjuntak, Kabid Humas Kombes Tatan Dirsan Atmaja, dan sejumlah PJU, Kapoldasu mengungkapkan, selain kelompok Zulkifli, juga ditangkap kelompok jaringan Malaysia, Riau, dan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) yakni Ridwan Toha Sinaga alias Duan dan Feri Agus Jaya Nainggolan alias Feri. Dari keduanya disita barang bukti sabu 5.740,5 Kg.

Advertisement

“Kedua kelompok jaringan ini dapat ditangkap berkat bantuan informasi masyarakat terhitung sejak Januari hingga awal Maret 2020,” ungkapnya.

Martuani menjelaskan, berawal pada 13 Januari 2020 sekira pukul 13.25 WIB di Jalan Juanda, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, tepatnya di kamar 252 Hotel Pardede Internasional, tim dari Subdit 3 unit 3 Ditres Narkoba menangkap Muhajir dan Muammar Juanda.

Dari mereka disita sabu 2,940 kg dilanjutkan penggeledahan di rumah Muhajir di Jalan Klambir V, Gang Abadi, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, dan disita lagi barang bukti sabu 3, 844 kg dan ekstasi 11.000 butir.

Dari pengembangan pada Kamis 27 Februari 2020 sekira pukul 15.30 WIB, ditangkap lagi Syarifuddin alias Adin saat nyantai di Kafe Am Jalan Sisingamangaraja, Teladan Medan, dengan barang bukti 5 Kg sabu.

“Tersangka Syarifuddin alias Adin mengaku ada lagi dua temannya membawa sabu di Jalan Abdul Haris Nasution Medan pada Kamis 6 Maret 2020 sekira Pukul 12.50 WIB, kemudian berhasil menangkap Zulkifli dan Muhammad Yendra. Dari mereka disita 1 bungkus paper back berisi 5 bungkus kemasan teh Cina warna hijau merek Guan Yin Wang dengan berat 5 kg sabu,” terangnya.

Namun, ketika dilakukan pengembangan mencari teman-temannya di Jalan Sei Mencirim, Zulkifli mencoba melarikan diri dengan terpaksa ditembak mati.
Disebutkan, Subdit I Unit 2 pada Sabtu 22 Februari 2020 sekira pukul 12.56 WIB di Jalan Lintas Barat Lopian Badiri, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapteng, dilakukan penangkapan terhadap Ridwan Toha Sinaga alias Duan, dengan barang bukti 1 kg sabu-sabu.

Lalu dilakukan pengembangan dan Minggu 23 Februari 2020 sekira pukul 15.00 WIB di Dusun I Desa Padang Maninjau, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu, berhasil menangkap Feri Agus Jaya Nainggolan als Feri, dengan barang bukti 4,740,5 kg sabu.

“Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotik dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun,” pungkas Kapoldasu. (wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN