Pasca Aspem Setdako Medan Meninggal, Dewan Sarankan Rapid Test Massal

Ketua DPRD Medan, Hasyim SE. (WOL Photo)

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua DPRD Medan Hasyim SE mendesak Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution, untuk segera menjalankan instruksi pemerintah pusat, menerapkan work from home bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemko Medan. Mengingat sudah jatuh korban jiwa Pasien Dalam Pantauan (PDP) atas nama Musaddad Nasution yang menjabat sebagai Asisten Pemerintahan Setdako Medan.

“Kita menyampaikan prihatin yang mendalam atas peristiwa salah satu pejabat Pemko Medan menjadi korban akibat Virus Corona atau Covid-19. Walau pun masih menunggu hasil dari pusat, tapi pejabat Pemko Medan ini masuk dalam kategori PDP. Agar tidak kembali jatuhnya korban, kita mendesak Plt Wali Kota termasuk Sekda Medan bisa menjalankan instruksi dari pemerintah pusat,” tuturnya, Kamis (26/3).

Hasyim mengatakan, masih ada ketidak transparanan pejabat-pejabat Pemko Medan yang melakukan kunjungan ke luar daerah. Padahal, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) sudah mengeluarkan instruksi agar ASN dapat bekerja di rumah.

“Di sini sudah jelas adanya aturan resmi, tapi kenapa tidak dijalankan hingga akhirnya ada korban. Sekali lagi saya menyampaikan rasa prihatin,” imbuhnya.

Ketua DPC PDIP Kota Medan ini mengatakan, dengan adanya peristiwa tersebut jelas telah menimbulkan kekhawatiran di lingkungan Pemko Medan yang membuat suasana kerja tidak menjadi nyaman.

“Pemko Medan sendiri sudah menerapkan physical distancing termasuk tidak keluar rumah untuk mencegah penyebaran virus corona bagi warga Medan. Tapi untuk ASN kenapa tidak dilakukan? Seharusnya Plt Wali Kota Medan memberikan contoh nyata kepada warganya dengan terlebih dahulu membuat aturan di lingkungan kerjanya sendiri,” ujarnya.

“Saya saja sudah terlebih mengambil satu keputusan dengan mengeluarkan edaran kepada teman-teman anggota DPRD Medan agar bisa menjalankan aturan yang telah dikeluarkan pemerintah pusat,” tambahnya.

Hasyim menyarankan agar Pemko Medan dan jajarannya segera berlakukan isolasi diri atau bekerja di rumah selama 14 hari ke depan. Kepada tim Gugus Tugas Corona bisa melakukan rapid test covid-19 terhadap seluruh ASN Pemko Medan.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN