Masa Belajar di Rumah di Batubara Diperpanjang

WOL Photo

BATUBARA, Waspada.co.id – Bupati Batubara, Ir Zahir MAP, memperpanjang masa kegiatan belajar di rumah bagi semua Satuan Jenjang Pendidikan di Batubara (UPTD TK/Paud, SD serta SMP Negeri dan Swasta).

Hal tersebut dikatakan Kadis Pendidikan Batubara, Ilyas Sitorus, seusai Serah Terima Jabatan Kepala UPTD Satuan SD se Kecamatan Medang Deras di UPTD SD 18 Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara, Jumat (27/3) kemarin. Dikatakan, bupati mengeluarkan Surat Edaran Bupati Batubara No 420/2077 tanggal 27 Maret 2020.

“Perpanjang tersebut memperhatikan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 4 Tahun 2020 tanggal 24 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19 dan Seruan Gubernur Sumatera Utara No 184/TU/III/2020 tanggal 26 Maret 2020 terkait Penanganan Covid-19 di Sumatera Utara,” ujar Ilyas.

Bertitik tolak dari hal tersebut, Bupati Batubara mengeluarkan surat edaran bahwa kegiatan belajar di rumah dengan sistem penugasan atau pembelajaran lainnya diperpanjang dari 30 Maret sampai 11 April 2020. Kegiatan pun diimbau tetap mendapat bimbingan dan pengawasan oleh orang tua siswa.

“Peserta didik dapat juga mengikuti proses belajar di rumah melalui laman: https://belajar.kemdikbud.go.id sesuai kondisi siswa tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas atau kelulusan,” papar Ncekli, sapaan akrab Ilyas.

Advertisement

Ditanya tentang status guru, sekali lagi Ilyas menegaskan bahwa sekolah tidak diliburkan hanya saja pola belajarnya diubah untuk sementara waktu dengan tatap muka via daring (online). Dikatakan, guru tetap bertugas dengan sistem Pembagian Tugas Kehadiran (PIKET) setiap hari.

“Yang terpenting dalam upaya pencegahan wabah virus Corona ini, diharapkan kembali orang tua mengawasi proses belajar anaknya di rumah dan menjaga mereka tidak keluar rumah maupun pergi ke tempat keramaian jika bukan urusan penting atau mendesak,” tuntasnya. (wol/aa/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL