Ini Yang Sering Diabaikan Saat Latihan Fisik Dirumah

Ilustrasi (Ist)
Iklan

Waspada.co.id – Saat Work From Home (WFH), latihan fisik di rumah sangatlah dibutuhkan untuk menjaga kebugaran tubuh. Namun saat olahraga, ada beberapa kesalahan yang masih sering dilakukan.

Misalnya menggunakan pakaian tebal atau hanya sekadar kurang minum air putih. Hal itu diungkapkan oleh Pakar Olahraga Ido Nur Abdulloh, SOr A EP.

Berikut penjelasannya lebih lanjut, serta ungkapan bahaya bila sering melakukan kesalahan dari pakar olahraga Candidate Master in Sports Health Science From Airlangga University CEO Ayo Obah. Simak ulasannya berikut ini dirangkum Okezone, Minggu (29/3/2020).

Tidak melakukan peregangan

Hindari duduk sepanjang hari karena akan membuat badan Anda jadi kaku. Untuk mengatasinya, maka lakukan peregangan setiap 2 jam sekali.

iklan

Begitu juga saat olahraga, jangan sampai lupa melakukan stretching karena dampaknya bisa membuat tubuh tidak nyaman. “Peregangan statis dapat dilakukan dengan menahannya selama 10-15 detik,” kata Ido.

Kurang minum

Jika seseorang kurang minum tentunya dapat meningkatkan risiko kelelahan hingga dehidrasi. Walau tak banyak aktivitas berat saat dilakukan di rumah, setidaknya harus sering minum dengan batasan minimal 2 liter untuk orang dewasa.

Catat pula Okezoners, ketika olahraga Anda juga harus sering minum. Pastikan asupan cairan terpenuhi sebelum, saat, dan sesudah latihan fisik.

“Pantau berat badan sebelum dan sesudah olahraga. Bisa jadi yang banyak terbuang adalah air dan harus segera distabilkan,” imbuhnya.

Rumusnya adalah 1.5L x BB yg hilang. Atau mudahnya sekira 2-3 jam setelah olahraga, jika warna urin masih kuning, tandanya masih dehidrasi.

“Jika tenggorokan kering dan terasa haus segera minum,” katanya.

Menggunakan pakaian tebal

Agar olahraga semakin nyaman, perhatikan pula pakaian yang nyaman digunakan. Salah satunya adalah tidak menggunakan pakaian tebal, supaya tidak memicu keringat berlebih.

Merokok

“Jangan merokok 1 jam sebelum atau 2 jam setelah melakukan latihan fisik,” ungkapnya.

Merokok sebenarnya dapat menurunkan sistem pertahanan tubuh dalam melawan virus, menurut nevalier MD-Cardiologist, Blanchard, MD & Dustour, MD. (okezone.com/data3)

Iklan