Ahsan/Hendra Banyak Kesalahan Sendiri

foto: badmintonindonesia
Iklan

Birmingham, Waspada.co.id – Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan harus mengubur harapan mempertahankan gelar di All England 2020, setelah terhenti di perempatfinal dari Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang).

Hendra/Ahsan kalah 19-21, 18-21 hanya dalam 35 menit. Unggulan dua dan juara bertahan yang biasa dijuluki The Daddies ini mengaku tidak bisa mengeluarkan penampilan maksimalnya. Mereka banyak melakukan kesalahan dan kalah cepat di lapangan.

“Nggak mudah juga ya memang. Kami juga terlalu pelan juga, kurang mau adu di lapangan. Dengan pertemuan sebelumnya kurang lebih mainnya sama, cuma hari ini kami kurang tahan saja,” ungkap Hendra.

“Hari ini kami banyak melakukan kesalahan. Harusnya tadi bisa tetap menekan dan menjaga poin, tapi jadinya mereka bangkit lagi, berubah ketat lagi,” kata Ahsan.

Dengan demikian, Indonesia hanya mengirimkan dua wakil ke semifinal di ganda putra dan campuran. Unggulan utama Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) 21-17, 21-19. Di semifinal, The Minions akan ditantang unggulan ketujuh Lee Yang/Wang Chi-Lin (China Taipei).

iklan

Di ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti akan bertemu Marcus Ellis/Lauren Smith (Inggris). Praveen/Melati tampil gemilang dengan mengandaskan unggulan kedua Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (Tiongkok) 15-21, 21-19, 21-19. (wol/aa/badmintonindonesia/tsw/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan