151 Lurah Kembali Dapat Pelatihan Pengelolaan Dana Kelurahan

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Guna meningkatkan profesionalisme pengelolaan dana kelurahan di lingkungan Pemko Medan, Pemko Medan melalui Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD & PSDM) Kota Medan menggelar Pelatihan Pengelolaan Dana Kelurahan di Lingkungan Pemko Medan Tahun Anggaran 2020 di Hotel Madani Medan, Jalan Sisingamangaraja, Senin (9/3).

Pelatihan yang dibuka Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution diwakili Asisten Administrasi Umum Kota Medan Renward Parapat tersebut ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada 2 orang peserta. Pelatihan ini juga dibagi menjadi 3 kelas dan berlangsung selama 10 hari yang dimulai 9-20 Maret 2020. Serta diikuti sebanyak 151 peserta yang dibagi dalam 5 angkatan yang terdiri dari lurah, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan bendahara.

Dalam sambutannya, Renward mengatakan para peserta harus diberikan pemahaman secara komprehensif tentang aspek hukum dan penyelenggaraan pengadaan barang dan jasa dalam pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana dan pemberdayaan masyarakat di wilayah kelurahan masing-masing.

“Untuk itu, saya minta bapak/ibu semua mengikuti pelatihan dengan serius dan bersama-sama membangun suasana kelas yang konstruktif. Jangan sungkan untuk bertanya bila ada materi yang belum dimengerti,” ucap Renward.

Selain itu Renward mengungkapkan, sesuai laporan yang diterima, pemanfaatan serta penyerapan dana kelurahan cukup baik, walaupun belum maksimal. Beberapa kendala yang dihadapi adalah masih terbatasnya kemampuan aparatur dalam memahami tata kelola dana kelurahan, terutama dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa serta pembuatan pertanggung jawabannya.

Advertisement

Menurut Renward, pelatihan ini sangat penting dan strategis. Walaupun ada beberapa dari pesefrta sudah memahami tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah, namun ada baiknya pemahaman itu diperdalam, terutama bentuk kegiatan yang boleh dilakukan dalam pemanfaatan dana kelurahan sesuai dengan peraturan yang ada.

“Jangan sampai niat kita yang baik untuk membangun kelurahan, memperbaiki sarana prasarana lingkungan menjadi lebih baik menjadi terkendala bahkan membawa bapak/ibu berhadapan dengan hukum karena ketidakpahaman terhadap peraturan yang berlaku,” sebutnya.

Maka dari itu Renward berharap, melalui pelatihan ini peserta dapat memahami apa saja yang harus dikerjakan sebagai KPA, PPTK, maupun bendahara pembantu.

Selain itu, dia juga berpesan agar peserta dapat menjalin komunikasi serta berkoordinasi dengan semua pihak sehingga dapat memperlancar pelaksanaan tugas dan fungsi.

“Saya minta bapak/ibu dapat melaksanakan prinsip kehatihatian sehingga tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan kerugian negara,” pesannya.

Sementara itu, Kabid SDM BKD & PSDM Adrian Saleh, dalam laporannya menjelaskan, tujuan dilaksanakannya pelatihan ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan dana kelurahan di lingkungan Pemko Medan.

“Untuk memperlancar pelatihan tersebut, kami juga menghadirkan narasumber di antaranya Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) Provinsi Sumatera Utara Ahmad Feri Tanjung, beserta tim,” sebut Adrian.(wol/mrz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN