Menkumham Segera Umumkan Investigasi Kesimpangsiuran Informasi Kepulangan Harun Masiku

Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly (Foto: Okezone)
agregasi

JAKARTA, Waspada.co.id – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan, tim independen bentukannya bakal segera mengumumkan hasil investigasi simpang siur informasi kepulangan buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Masiku.

“Nanti dalam waktu dekat diumumkan oleh tim. Mungkin satu dua hari,” kata Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Yasonna memastikan ada sesuatu yang tidak benar sehingga terjadi delay data kepulangan Harun Masiku. “Jelas ada yang tidak benar,” imbuh dia.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sudah membentuk tim independen untuk mengusut keterlambatan serta kesimpangsiuran data terkait kepulangan Harun Masiku ke Indonesia.

Harun Masiku lolos dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 8-9 Januari 2020. Semula dikabarkan dia di luar negeri. Belakangan diketahui eks caleg PDIP itu sudah berada di Tanah Air.

Advertisement

Imigrasi bahkan mengakui kalau Harun Masiku sudah kembali ke Indonesia sejak 7 Januari 2020. Imigrasi saat itu mengakui terlambat menginput data. Buntut dari itu, Menkumham mencopot Ronny Franky Sompie dari Dirjen Imigrasi dan menunjuk Jhoni Ginting sebagai Pelaksana Harian Dirjen Imigrasi.

Jhoni diminta untuk mengusut keterlambatan serta kesimpangsiuran data terkait kedatangan Harun Masiku ke Indonesia lewat tim independen.

“Kita turun ke sana, kita audit dia punya IT-nya sama petugasnya, di mana letak-letak yang 12 hari jeda itu,” ujar Jhoni saat berbincang dengan Okezone, Rabu 29 Januari 2020.