Hong Kong Catat Kematian Pertama Akibat Virus Corona

Hong Kong melaporkan satu orang meninggal akibat virus corona. (Chinatopix via AP)

HONG KONG, Waspada.co.id – Wabah virus corona dilaporkan memakan korban jiwa satu orang pasien di Hong Kong pada Selasa (4/2). Laporan ini menjadi kematian kedua yang terjadi di luar China setelah Filipina.

RTHK seperti dilansir CNN melaporkan pasien berusia 39 tahun itu meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif. Pasien mengeluhkan demam dan mengalami gejala-gejala mengidap virus corona setelah kembali dari Wuhan, China pada 21 Januari lalu.

Sebelumnya, Filipina melaporkan korban meninggal dunia pertama pada Minggu (2/2) lalu. Kementerian Kesehatan Filipina mengatakan warga China dari Wuhan masuk rumah sakit pada 25 Januari karena demam, batuk dan radang tenggorokan. Pria berusia 44 tahun tersebut kemudian mengalami pneumonia akut.

“Dalam hari-hari terakhir, pasien dalam kondisi stabil dan menunjukkan perkembangan. Tapi kondisi pasien memburuk dalam 24 jam terakhir yang mengakibatkan kematian,” tulis Kementerian Kesehatan Filipina seperti dilansir Associates Press.

Komisi Kesehatan Nasional China mencatat 64 orang di Provinsi Hubei meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona pada Selasa. pada Selasa (4/2). Total korban meninggal dunia bertambah menjadi 414 di daerah pusat penyebarannya di Hubei dan total 425 orang di seluruh China.

Advertisement

Mengutip AFP, penyebaran virus corona dalam sehari di Hubei bertambah 2.345 dan total mencapai 3.235 kasus di seluruh China.

Pemerintah China mencatat 10.990 pasien dengan 576 lainnya dinyatakan dalam kondisi kritis tengah mendapat perawatan di Hubei.

Di seluruh dunia, 20.400 kasus wabah virus corona yang menyebar di 26 negara.

Penyebaran virus corona yang masif dalam dua bulan terakhir membuat pemerintah China kewalahan memenuhi peralatan medis dan masker. Saat ini masyarakat China kesulitan mendapatkan masker karena sebagian besar buruh pabrik sedang libur Imlek. (cnn/data2)