Banda Aceh Expo 2020, Sarana Promosi UMKM di Kota Gemilang

(Ist)

BANDA ACEH, Waspada.co.id – Meskipun baru 2,5 tahun menjabat sebagai Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman sudah banyak melakukan terobosan di Ibukota Provinsi Serambi Mekkah, terutama di bidang UMKM.

Pemko Banda Aceh yang memiliki slogan Kota Gemilang, ingin UMKM naik kelas agar mampu bersaing dipasar nasional dan internasional.

Pemko menggelar event tahunan Banda Aceh Expo yang menjadi wadah bagi UMKM untuk mempromosikan usahanya secara gratis di stand pameran yang disiapkan dan juga sarana promosi wisata halal. Pameran ini berlangsung dari tanggal 21 hingga 23 Februari 2020 di Taman Bustanussalatin, depan Balai Kota.

Saat membuka Banda Aceh Expo 2020, Jumat (21/02/2020), Aminullah meminta Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh untuk lebih sering mengadakan event-event yang melibatkan UMKM, dan mendampingi pelaku UMKM agar kualitas dan kemasan memiliki standar yang baik.

(Ist)

“Melalui event ini, saya berharap pelaku UMKM bisa meningkatkan promosi pemasaran dan kedepan akan lebih sering kita adakan event UMKM, sebagai sarana promosi juga sarana hiburan bagi warga dan wisatawan yang sedang berkunjung ke kota kita,” ujarnya.

Advertisement

Wali Kota mengungkapkan data pertumbuhan usaha mikro sangat signifikan. Katanya, pada tahun 2017 jumlah UMKM di Banda Aceh hanya 9.591, tahun 2018 naik 10.944 dan semakin meningkat pada tahun 2019 menjadi 12.012 UMKM.

Kondisi ini kemudian berdampak pada menurunnya angka pengangguran dan kemiskinan.

“Ini dampaknya, dengan semakin banyaknya tumbuh UMKM maka semakin banyak terbuka lapangan kerja baru. Dampak positifnya angka pengangguran dan kemiskinan menurun. Tahun 2017 angka kemiskinan 7,44 % turun menjadi 7,22 tahun 2019. Sementara angka pengangguran turun dari 7,75 pada 2017 turun menjadi 7,29 pada 2018 lalu,” ungkapnya.

Income percapita penduduk Banda Aceh juga menjadi salah-satu indikator pertumbuhan ekonomi Kota Gemilang.

“Pada tahun 2017, income per capita masyarakat Banda Aceh adalah Rp 64,1 juta dan saat ini sudah naik hingga Rp 66,2 juta. Income per capita kita bahkan berada diatas rata-rata nasional yang hanya Rp 56 juta,” tambah Aminullah.

Begitu juga dengan Indeks Prestasi Manusia (IPM) 2019 yang berada di peringkat dua nasional dengan angka 85,07.

Pertumbuhan positif ini tidak datang dengan serta merta. Kata Wali Kota, butuh kerja keras dan kerjasama semua pihak, bukan hanya pemerintah tapi juga partisipasi masyarakat. Untuk itu, Aminullah mengajak seluruh elemen agar pertumbuhan positif ini dapat ditingkatkan sehingga akan berdampak pada semakin meningkatnya kesejahteraan masyarakat kota.

Melalui Banda Aceh Expo 2020, ditargetkan Miliaran rupiah akan di raup oleh pelaku UMKM melalui event tahunan ini.

Selain itu, setiap minggu pagi, Pemko juga mengadakan Car Free Day yang diikuti oleh puluhan UMKM. Wali Kota ingin menjadikan Banda Aceh Kota 1001 event. (wol/rls/ags)